BENER MERIAH – Prabowo Datang di Tengah Derita, membawa harapan baru bagi ribuan warga yang sejak berminggu-minggu bertahan di pengungsian akibat bencana besar yang melanda Kabupaten Bener Meriah.
Kehadiran Presiden Republik Indonesia itu disambut haru oleh para pengungsi di SMP Negeri 2 Wih Pesam, Jumat (12/12), yang menunggu kepastian dan perhatian langsung dari pimpinan tertinggi negara.
Dalam suasana penuh keprihatinan itu, Prabowo berdiri di tengah warga, menegaskan bahwa negara tidak akan meninggalkan masyarakat Aceh dalam situasi sesulit apa pun.
“Saya datang untuk melihat keadaan sebenarnya. Keadaan saat ini memang sangat sulit. Alam sedang tidak bersahabat, sehingga kita harus waspada,” ucapnya.
Kedatangan Prabowo Datang di Tengah Derita tidak sekadar simbolis. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan bekerja habis-habisan untuk memastikan kehidupan warga kembali pulih.
“Semua jembatan yang rusak akan kita bangun. Jalan yang longsor akan kita tembus. Listrik akan kita hidupkan. Segala kekurangan akan kita atasi bersama,” tegasnya dengan nada penuh kepastian.
Presiden juga memastikan bahwa negara telah mengerahkan puluhan helikopter dan pesawat untuk mempercepat distribusi logistik ke daerah-daerah terisolir.
Pemerintah bahkan menyiapkan rencana besar untuk mengganti seluruh rumah yang hanyut atau rusak berat akibat bencana.
“Tapi kita butuh kesabaran. Kita tidak bisa selesaikan itu semua seketika,” ujarnya.
Dalam pernyataan yang penuh kejujuran, ia menambahkan,
“Saya minta maaf. Presiden Indonesia tidak punya tongkat Musa, tapi kita akan bekerja keras mengatasi dan membantu saudara-saudara,” Tegasnya
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Gubernur Aceh, Bupati Bener Meriah, dan seluruh tenaga yang telah bekerja tanpa henti dalam penanganan darurat bencana.
“Jangan khawatir, Bapak Ibu tidak sendiri. Kita akan hadapi bencana ini bersama-sama,” kata Prabowo, kembali menegaskan komitmennya.
Dalam kunjungan yang penuh empati itu, Prabowo menceritakan padatnya tugas beberapa hari terakhir. Ia baru kembali dari tugas luar negeri dan langsung meninjau beberapa titik bencana.
“Tadi pagi saya tiba di tanah air, di Bandara Kuala Namu jam 03.00 WIB. Dan langsung terbang ke Aceh Tamiang, Takengon, dan Bener Meriah. Kita akan terus memonitor dan memperhatikan semuanya,” tuturnya.
Kehadiran Prabowo di tengah para pengungsi memberi suntikan semangat bahwa negara benar-benar hadir. Prabowo Datang di Tengah Derita, dan ia memastikan bahwa rakyat Aceh tidak akan dibiarkan berjuang sendirian.(wen)
Baca Juga :Jejak Pengkhianatan di Tanah AAB: Dari Tim Survei Menjadi Penguasa Lahan













