Bener Meriah – Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu dalam operasi penindakan yang berlangsung di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Selasa malam.
Petugas Satresnarkoba Polres Bener Meriah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah tersebut.
Informasi menyebutkan sebuah sepeda motor melintas di Jalan KKA dan diduga membawa narkotika jenis sabu untuk diedarkan.
Menerima laporan itu, personel langsung melakukan patroli dan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi yang disampaikan warga setempat.
Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas mencurigai dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih.
Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut dan memeriksa identitas serta barang bawaan kedua pria yang menunjukkan gelagat mencurigakan.
Dalam penggeledahan, petugas menemukan satu paket plastik klip merah berisi sabu dengan berat bruto lima gram.
Petugas menemukan barang haram tersebut tersimpan di dalam jaket salah satu pelaku yang dibungkus kotak rokok.
Selain sabu, petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor, satu telepon genggam, jaket hitam, dan kotak rokok.
Selain sabu, petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor, satu telepon genggam, jaket hitam, dan kotak rokok.
Kedua pelaku berinisial RT, 23 tahun, warga Bandar, serta SA, 24 tahun, warga Bener Kelipah.
Dalam pemeriksaan awal, salah satu pelaku mengakui kepemilikan sabu tersebut dan berencana mengedarkannya di wilayah setempat.
Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu ini sebagai bentuk komitmen memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Bener Meriah.
Petugas segera membawa kedua tersangka beserta seluruh barang bukti ke Kantor Satresnarkoba Polres Bener Meriah.
Penyidik langsung melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut.
Petugas juga mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri asal barang bukti sabu yang berhasil diamankan malam itu.
Selanjutnya, penyidik mengirimkan sampel barang bukti ke Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan untuk pengujian.
Proses penyidikan terus berjalan sambil penyidik melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan kepada jaksa.
Kapolres Bener Meriah melalui Kasat Resnarkoba menegaskan jajarannya tidak memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba.
Ia juga mengajak masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga lingkungan tetap aman dan bersih.
Polres Bener Meriah memastikan akan terus meningkatkan patroli serta operasi rutin demi menekan peredaran narkotika.(Wen)













