Berita  

Duek Pakat Kakao Aceh ke-XII Digelar di Bener Meriah

Bupati Bener Meriah Ir Tagore Abubakar  menghadiri acara  Duek Pakat Kakao Aceh di Desa Meriah Jaya, Bener Meriah Kamis (28/05).(Dok.Wen)
Foto : Bupati Bener Meriah Ir Tagore Abubakar  menghadiri acara  Duek Pakat Kakao Aceh di Desa Meriah Jaya, Bener Meriah Kamis (28/05).(Dok.Wen)

Bener Meriah – Gelaran Duek Pakat Kakao Aceh (DPKA) ke-XII resmi dimulai pada Kamis (28/05/2025) di hamparan kebun kakao milik para petani di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Timang Gajah.

Pembukaan acara dilakukan langsung oleh Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, yang menegaskan bahwa DPKA tahun ini menjadi ruang penting untuk merumuskan masa depan kakao Aceh.

Acara Duek Pakat Kakao Aceh tersebut turut dihadiri Kadistanbun Aceh, Ir. Cut Khuzaimah, MP, unsur Forkopimda, Plt. Sekda Armansyah, SE., M.Si., Ketua Forum Kakao Aceh, Ir. Lilis Indriansyah, MP, serta akademisi, pelaku usaha cokelat, dan perwakilan forum kakao kabupaten/kota se-Aceh.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kakao bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga pilar ekonomi yang melibatkan beragam sektor.

Dalam sambutannya, Bupati Tagore menekankan bahwa DPKA harus menjadi ruang untuk menyusun langkah bersama, terutama terkait hilirisasi industri kakao, peningkatan nilai tambah, dan penguatan jejaring pasar.

Ia berharap forum ini dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis yang mampu mendongkrak kesejahteraan petani.

“Kami ingin DPKA menjadi titik awal lahirnya komitmen baru untuk memajukan kakao Aceh. Produk kita harus semakin dikenal, jangkauan pasar harus melebar, dan pada akhirnya petani merasakan manfaat ekonomi yang nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Kadistanbun Aceh, Ir. Cut Khuzaimah, menyampaikan optimisme bahwa pertemuan ini mampu menghasilkan gagasan konkret untuk mengembalikan kejayaan kakao Aceh yang pernah mencapai masa keemasan pada tahun 1990-an.

Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar industri kakao mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Ketua Forum Kakao Aceh, Lilis Indriansyah, turut mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah sehingga DPKA ke-XII dapat terselenggara dengan baik.

Ia juga menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang penting bagi petani, pelaku usaha, dan pemerhati kakao untuk bertukar pengalaman serta memetakan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.

Melalui pelaksanaan DPKA ke-XII ini, sejumlah harapan mengemuka, di antaranya:

  • peningkatan kualitas dan produktivitas kakao,

  • perluasan akses pasar produk olahan cokelat Aceh,

  • penguatan kemitraan antara petani dan industri,

  • serta pengembangan agrowisata berbasis kakao di Bener Meriah.

Dengan berbagai gagasan yang lahir dari forum ini, masyarakat berharap kejayaan kakao Aceh kembali bangkit dan menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Khairmansyah Santuni Anak Yatim Piatu di Desa Simpang Lancang

acehtourism