Heboh Video Pria Diduga Lakukan Praktik Mistis di Kantor Desa

Sc Vidio memperlihatkan seorang pria aruh baya sedang menaburkan garam salah satu Kantor Desa di Kecamatan Bandar.(Wen)

REDELONG –Seorang pria lakukan praktik mistis di Kantor Desa Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, membuat warga heboh setelah videonya beredar luas di media sosial. Aksi dalam video berdurasi beberapa detik itu menampilkan seorang pria paruh baya mengenakan peci dan kain sarung, tampak melakukan gerakan aneh di halaman kantor desa, yang kemudian menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.

Aksi dalam video yang viral di media sosial itu memperlihatkan Pria lakukan praktik mistis dengan menggenggam sesuatu yang kemudian dilemparkan ke arah bangunan dan area sekitar kantor. Setelah ditelusuri, benda yang dilempar diduga adalah garam, yang disebarkan ke sekeliling bangunan seperti sedang melakukan ritual tertentu.

BACA JUGA : POBSI Bener Meriah Ajak Atlet Lokal Ramaikan Kejuaraan Biliar Aceh 2025

Menurut keterangan warga, kejadian itu terjadi menjelang pelaksanaan pemilihan Reje Kampung (kepala desa) di salah satu kampung di Kecamatan Bandar. Suara perekam dalam video bahkan terdengar menggoda pria tersebut dengan berkata, “Siram terus, enti men alus boh,” disambut tawa orang di sekitarnya.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pria dalam video tersebut diduga merupakan salah satu calon Reje Kampung yang akan ikut dalam kontestasi. Peristiwa ini pun menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, terutama karena dikaitkan dengan praktik mistis dan politik lokal.nescafe

Beberapa tokoh masyarakat menilai tindakan itu kurang pantas dilakukan di tempat umum, apalagi di lingkungan kantor pemerintahan.

“Apapun maksudnya, kalau dilakukan di tempat umum apalagi di kantor pemerintahan, pasti menimbulkan tafsir yang bermacam-macam. Pemilihan Reje Kampung sebaiknya dijalankan dengan semangat kebersamaan, bukan dikaitkan dengan hal-hal mistis,” ujar seorang tokoh pemuda Kecamatan Bandar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pemerintah kampung atau kecamatan. Warga menyebut aksi tersebut dilakukan malam hari ketika suasana kantor sedang sepi.

Pasca video itu viral, warganet ramai berkomentar di berbagai platform media sosial. Sebagian menganggap kejadian tersebut lucu dan menggelitik.

“Zaman sudah modern, masa masih percaya hal begituan,” tulis seorang pengguna Facebook asal Bener Meriah.

Namun, ada juga yang melihatnya sebagai tanda bahwa pengaruh kepercayaan tradisional masih kuat di sebagian masyarakat pedesaan. Fenomena ini memperlihatkan bahwa meski modernisasi terus berkembang, unsur kepercayaan lokal tetap hidup dalam praktik sosial dan politik sehari-hari.

Warga berharap peristiwa seperti ini tidak menimbulkan perpecahan atau saling curiga menjelang pemilihan Reje Kampung. Mereka menginginkan proses demokrasi desa tetap damai, jujur, dan menjunjung sportivitas tanpa unsur mistis.