REDELONG – Pagi itu, arus lalu lintas di Jalan Takengon–Bireuen terlihat normal. Namun, suasana berubah drastis ketika kecelakaan maut terjadi di Kampung Gegerung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (16/10) sekitar pukul 08.00 WIB.
Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor dan mengundang perhatian warga sekitar.
Awaluddin (59), warga Kampung Gegerung, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi BL 4122 AA dari arah Bireuen menuju Takengon.
Saat melintas di lokasi kejadian, Awaluddin berniat berbelok ke kanan. Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil colt diesel bernomor polisi BL 8626 ZT yang dikemudikan M. Ikbal (23) melaju dari arah yang sama.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi mobil tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan keras pun terjadi.
Benturan tersebut menimbulkan suara dentuman keras yang mengagetkan warga sekitar. Sejumlah warga langsung berlari menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.
Namun, mereka mendapati Awaluddin tergeletak di badan jalan dalam kondisi tidak bernyawa. Sementara itu, pengemudi mobil colt diesel tampak syok akibat kejadian tersebut, meski tidak mengalami luka serius.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto melalui Kasi Humas Ipda Eriadi membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut.
Ia menyampaikan bahwa petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ujar Ipda Eriadi.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban tidak menggunakan helm saat berkendara.
Sementara itu, pengemudi mobil memiliki STNK kendaraan, namun tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM).
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu.
Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian mengatakan bahwa peristiwa itu berlangsung sangat cepat.
“Kami mendengar suara benturan keras, lalu melihat sepeda motor sudah terbalik di jalan,” ungkapnya.
Melalui kejadian ini, Polres Bener Meriah kembali mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Kepolisian menekankan pentingnya penggunaan helm, kewaspadaan saat berkendara, serta perhatian penuh terhadap kondisi jalan sebelum berbelok atau mendahului kendaraan lain.
“Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan,” pungkas Ipda Eriadi.
Baca Juga :PWI Bener Meriah Mantapkan Komitmen, Dari Seremoni ke Aksi Nyata













