Berita  

Kopi Siap Panen Raib Digondol Pencuri, Petani Bener Meriah Meradang

Kopi merah hasilpanen kopi di kawasan tingkem Bersatu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Rabu (27/8). dok Syah Atnoni
Kopi merah hasilpanen kopi di kawasan tingkem Bersatu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Rabu (27/8). dok Syah Atnoni

Bener Meriah – Menjelang musim panen, kasus pencurian kopi di Kabupaten Bener Meriah kembali marak. Aksi para pelaku membuat petani geram karena hasil jerih payah berbulan-bulan hilang dalam sekejap.

Herman, warga Kampung Tingkem Asli, menjadi salah satu korban. Ia menceritakan, buah kopi merah yang siap dipetik di kebunnya lenyap digondol pencuri.

“Padahal kemarin buah kopi merah masih ada. Sore tadi saya cek lagi, tinggal tangkai buah,” ungkap Herman dengan nada kesal, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, pencurian ini bukan kejadian pertama. Pada panen raya sebelumnya, kebunnya juga tidak luput dari aksi serupa. Hal ini membuatnya frustrasi, terlebih perawatan kopi membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.

“Merawat kopi tidak gampang. Ada lelah, ada modal yang harus dikeluarkan. Saat panen malah orang lain yang memetik, jelas saja kami kecewa,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Herman berencana berjaga di kebunnya. Ia juga mendesak aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku agar ada efek jera.

“Kami berharap pelaku segera tertangkap dan dihukum setimpal, supaya petani bisa panen dengan tenang,” pungkasnya.(Wen)