Menembus Longsor, TNI–Polri Evakuasi dan Salurkan Bantuan ke Warga Burni Pase

Menembus longsor
Personel TNI–Polri saat akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Minggu (30/11). Wen

Redelong – Menembus longsor dan medan berat yang memutus seluruh akses menuju Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, personel TNI Kodim 0119/Bener Meriah bersama unsur terkait terus berjibaku menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Pada Minggu, 30 November 2025, aparat gabungan memaksa perjalanan dengan berjalan kaki, melewati tumpukan lumpur dan material longsor demi memastikan logistik tetap sampai ke tangan warga yang terisolir.

Dandim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, melalui Danramil 05/Permata Kapten Inf Abul Asis menjelaskan bahwa penyaluran bantuan difokuskan kepada warga yang terdampak bencana paling parah.
Ia menyebutkan, akses menuju lokasi hanya bisa ditempuh dengan berjalankaki karena jalan tertutup lumpur tebal dan material longsor.
“Penyaluran bantuan hanya dapat dilakukan dengan cara berjalan kaki, menyusuri lumpur serta material yang menutup akses jalan. Kami pastikan bantuan tetap sampai ke warga,” ujar Danramil.
Kapten Abul Asis menegaskan bahwa TNI–Polri bersama pemerintah daerah dan relawan terus bersinergi dalam Menembus Longsor untuk proses evakuasi maupun penyaluran logistik.
Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu meringankan beban warga yang kini terpaksa mengungsi akibat kondisi rumah yang rusak dan lingkungan yang tidak lagi aman.
Sementara itu, Andi, salah satu warga Burni Pase, menyampaikan rasa terima kasih atas gerak cepat aparat dan pemerintah daerah dalam merespons situasi yang dialami masyarakat setempat.
Ia mengaku, sejak bencana melanda, warga tidak bisa bergerak bebas karena akses terputus total.
“Saat ini kami hanya bisa menggantungkan hidup kepada pemerintah daerah. Rumah kami rusak, harta benda hilang. Kami sangat berharap bantuan bisa terus mengalir,” ungkapnya.
Andi menambahkan, bantuan yang tiba hari ini memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang telah beberapa hari bertahan tanpa kepastian.
“Alhamdulillah, bantuan sudah sampai ke tangan kami. Ini sangat membantu kebutuhan kami untuk beberapa hari ke depan,” tutupnya.
Dengan akses yang masih terputus dan kondisi cuaca yang belum membaik, upaya penyaluran bantuan diperkirakan akan terus dilakukan secara bertahap.

Aparat gabungan memastikan bahwa tidak ada warga Burni Pase yang dibiarkan tanpa dukungan di tengah kondisi darurat ini. (Uri)