REDELONG – Pesawat Hercules TNI AU kembali menjalankan misi kemanusiaan dengan membawa 92 pengungsi bencana asal Jawa dari Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Ahad (21/12).
Pemulangan ini menandai berakhirnya proses evakuasi dan penanganan pengungsi lintas daerah akibat bencana hidrometeorologi di wilayah pedalaman Aceh.
Pemerintah Bener Meriah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan TNI AU memfasilitasi pemulangan para pengungsi yang 20 hari terakhir menempati lokasi penampungan di SMP Negeri 5 Wih Pesam.
Baca Juga : Pemkab Bener Meriah Sudah Salurkan 339,6 Ton Beras untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Mayoritas pengungsi bekerja sebagai buruh penderes getah pinus di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, sebelum bencana longsor memutus akses dan memaksa mereka berjalan kaki menembus wilayah terisolasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menangani total 157 pengungsi sejak awal bencana.
Dari jumlah tersebut, pihaknya memberangkatkan 92 orang hari ini menggunakan pesawat Hercules TNI AU.
Awalnya katanya, jumlah pengungsi mencapai 157 jiwa, terdiri dari 118 orang asal Jawa Tengah, 23 orang asal Jawa Barat, satu orang asal Banten, 11 orang asal Sumatera Utara, dan empat orang asal Aceh.
Sebelumnya, pemerintah telah memulangkan 57 orang. ” Hari ini, kami memberangkatkan 92 orang menuju Jakarta,” ujar Ilham.
Ilham menambahkan, BNPB bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memfasilitasi kepulangan pengungsi asal Jawa Barat hingga ke daerah asal masing-masing.
Pemerintah juga menyiapkan pendampingan lanjutan bagi pengungsi dari provinsi lain sesuai dengan kebutuhan mereka.
Ia menyebutkan bahwa pemulangan seluruh pengungsi berlangsung berkat koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan pemerintah pusat.detik
Bupati Bener Meriah sebelumnya melaporkan kondisi pengungsi kepada Kepala BNPB melalui Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Budi Irawan, Menko PMK Pratikno, serta unsur TNI Angkatan Udara.
“Alhamdulillah, sinergi semua pihak memungkinkan kami memberangkatkan seluruh pengungsi hari ini. Semoga mereka selamat sampai tujuan dan segera berkumpul kembali dengan keluarga,” tutup Ilham.













