Berita  

Polisi Jaga Rasa Aman Di tengah Kesibukan Warga Ronga-Ronga

Polisi Jaga Rasa Aman di Pasar Ronga-RongaPuntuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga saat berbelanja.
Polisi Hadir di Pasar Ronga-Ronga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga saat berbelanja.

Bener MeriahPolisi Jaga Rasa Aman di Pasar Ronga-Ronga saat matahari mulai meninggi di Kecamatan Gajah Putih, Sabtu (23/8/2025) pagi.

Deru sepeda motor bercampur aroma sayur segar dan rempah dari lapak-lapak pedagang.

Di tengah keramaian itu, dua sosok berseragam polisi berjalan perlahan, menyapa warga yang sedang berbelanja.

Mereka adalah Maqdir Irama dan Briptu Fastawa, personel Polsubsektor Gajah Putih yang pagi itu melaksanakan patroli rutin.

Dengan senyum dan sapaan ramah, mereka menyambangi pedagang dan pembeli, memastikan situasi pasar aman dan tertib.

“Kami ingin warga merasa nyaman beraktivitas di Pasar Ronga-Ronga. Patroli ini bukan hanya memantau, tapi juga menyampaikan pesan-pesan keamanan,” kata Kapolsubsektor Gajah Putih, Ipda Gunawan.

 BACA JUGA : POBSI Bener Meriah Ajak Atlet Lokal Ramaikan Kejuaraan Biliar Aceh 2025

Pesan itu sederhana namun penting: waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor, gunakan kunci ganda, pastikan rumah terkunci sebelum pergi, dan hati-hati menjaga data pribadi.

Polisi Jaga Rasa Aman  juga mengingatkan warga agar menghindari judi online dan selalu waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Di sela patroli, beberapa warga mengutarakan keluhan tentang pendatang baru yang tidak melapor ke aparatur kampung.

Ada juga yang berharap polisi lebih sering hadir memberikan edukasi hukum, agar masyarakat semakin paham hak dan kewajibannya.

“Kalau polisi sering turun seperti ini, kami merasa aman. Rasanya seperti punya saudara yang menjaga,” ujar Salmah, pedagang sayur di pasar.

Bagi warga Ronga-Ronga, kehadiran polisi bukan sekadar patroli. Itu adalah wujud kepedulian, jembatan komunikasi, dan penguat rasa kebersamaan dalam menjaga ketertiban.

Meski Ipda Gunawan menyatakan situasi kamtibmas di Kecamatan Gajah Putih relatif kondusif, patroli rutin tetap dilakukan.

“Rasa aman itu harus dijaga bersama. Polisi dan warga adalah mitra yang saling menguatkan,” ujarnya.

Di pasar yang riuh itu, langkah polisi terus menyusuri lorong-lorong sempit di antara kios.

Sambil sesekali menepuk bahu warga dan menyapa anak-anak yang melambaikan tangan, mereka meneguhkan satu pesan: keamanan adalah milik bersama, dan dijaga bersama pula.(ri)nescafe