Redelong – Sejuknya udara dataran tinggi Gayo di Redelong, Bener Meriah, menjadi saksi lahirnya babak baru perjalanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di daerah itu.
Pada Konferensi Cabang (Konfercab) pertama yang digelar bertepatan dengan pengukuhan pengurus PWI Bener Meriah dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), suasana yang terbangun bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bersejarah yang sarat makna.
Di hadapan para undangan, Ketua PWI Bener Meriah Mashuri yang baru dikukuhkan mengungkapkan tekadnya. “Hari ini adalah momentum bersejarah. Konfercab pertama dan pengukuhan pengurus PWI serta IKWI bukan sekadar seremoni, melainkan ikrar dan komitmen,” ujarnya penuh semangat.
Ia menegaskan, PWI hadir untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika jurnalistik dalam setiap tugas pers. “Kami bertekad membangun sinergi positif dengan pemerintah daerah, lembaga swasta, dan masyarakat agar pers benar-benar menjadi pilar demokrasi yang independen sekaligus konstruktif,” tambahnya.
Baca Juga:PWI Bener Meriah Ikat Silaturahmi Lewat 15 Plakat Penghargaan
Tak hanya berhenti pada retorika, Ketua Mashuri juga memaparkan fokus program ke depan. Antara lain peningkatan kompetensi wartawan melalui pelatihan dan uji kompetensi, menjaga etika jurnalistik di era digital, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat, serta berperan aktif dalam literasi media untuk menangkal hoaks.
“PWI bukan hanya organisasi profesi, tetapi mitra strategis pembangunan daerah – membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bermartabat, yang mampu menjadi teman seperjalanan pemerintah dan masyarakat menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Disebutknya, PWI Bener Meriah lahir pada 15 Desember 2012 dan ketika ia bergabung ke PWI dan dipilih menjadi Ketua Balai pada tahun 2021, dimana Saat itu hanya beranggotakan tiga orang anggota muda yang aktif.
“ Alhamdulillah setelah empat tahun kami memimpin balai anggota PWI terus berkembang dan anggota PWI Bener Meriah saat ini sudah sebanyak 11 anggota, terdiri atas sembilan anggota biasa dan dua anggota muda. Semuanya telah lulus uji kompetensi dan bekerja di media yang terverifikasi” tegasnya.
Dalam sambutannya, Mashuri menggarisbawahi pentingnya peran pers sebagai jembatan informasi, inspirasi, dan solusi. “Kami ingin hadir bukan sebagai pengkritik yang keras tanpa arah, tetapi sebagai mitra yang kritis, konstruktif, dan solutif,” tuturnya.
Suasana di aula tempat acara berlangsung menjadi saksi keseriusan para wartawan Bener Meriah. Dari wajah-wajah anggota PWI yang hadir, terpancar semangat baru untuk menjadikan organisasi ini lebih berdaya dan bermakna bagi masyarakat.nescafe













