REDELONG – Aktivitas Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah Masih Bergejolak dan menunjukkan peningkatan.
Pos Pengamatan Gunungapi Burni Telong mencatat 33 kali gempa selama periode pengamatan Rabu, (31/12). Sementara status gunung api tetap berada pada Level III (Siaga).
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas kegempaan tersebut terekam dalam dua periode pengamatan.
adapun priode pengamatan dilakukan pukul 00.00–06.00 WIB dan 06.00–12.00 WIB.
Gempa yang terjadi didominasi gempa vulkanik dalam, vulkanik dangkal, serta gempa tektonik lokal, bahkan dua di antaranya dirasakan masyarakat dengan intensitas I MMI.
Pada periode pertama, petugas mencatat 15 kali gempa vulkanik dalam dan 4 kali gempa tektonik lokal.
Gempa-gempa tersebut memiliki amplitudo antara 10 hingga 50 milimeter dengan durasi maksimum mencapai 50 detik.
Meski demikian, secara visual gunung teramati jelas dan tidak terlihat asap kawah.detik
Sementara itu, pada periode pengamatan kedua, aktivitas kegempaan masih berlanjut dengan 8 kali gempa vulkanik dangkal, 5 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, serta 2 kali gempa terasa.
Suhu udara berkisar antara 18 hingga 23 derajat Celsius dengan kondisi cuaca cerah hingga berawan. Asap kawah juga tidak teramati.
PVMBG menegaskan, meskipun tidak terlihat aktivitas visual signifikan, peningkatan kegempaan menjadi indikator adanya dinamika magma di dalam tubuh gunung api.
Oleh karena itu, status Gunung Burni Telong yang masih Bergejolak tetap dipertahankan pada Level III atau Siaga.
Sebagai langkah mitigasi, PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, dan pengunjung agar tidak mendekati kawah dalam radius 4 kilometer.
Serta menghindari area fumarol dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan karena potensi akumulasi gas berbahaya.
Laporan aktivitas ini disusun oleh Suwardi Putra, A.Md.Kom, berdasarkan data resmi Kementerian ESDM melalui Badan Geologi dan Pos Pengamatan Gunungapi Bur Ni Telong.(wen)
Baca Juga : Pemkab Bener Meriah Sudah Salurkan 339,6 Ton Beras untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Status Tanggap Darurat Bencana di Bener Meriah Diperpanjang, BPBD Jadi Komando
Gunung Burni Telong Siaga: Pendaki dan Warga Dilarang Dekati Kawah













