Redelong — Sekda Bener Meriah mengajak masyarakat memperkuat Doa dan Shalat sebagai kunci bangkit menghadapi musibah daerah yang sedang terjadi.
Ia menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Menasah Nurul Yakin Serule Kayu Kecamatan Bukit.
Kegiatan keagamaan itu dihadiri jamaah, tokoh masyarakat, aparatur desa, serta unsur pemerintah Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah secara khidmat bersama.
Sekda Bener Meriah Riswandika Putra membacakan pidato tertulis Bupati Bener Meriah Ir H Tagore Abubakar kepada seluruh jamaah yang hadir.
Melalui pidato tersebut ia mengajak jamaah memanjatkan Doa dan Shalat demi keselamatan Kabupaten Bener Meriah dari segala bencana alam berulang.
Ia menegaskan Isra Mikraj mengajarkan pentingnya Shalat lima waktu sebagai pondasi pembentukan moral masyarakat yang adil jujur santun dan beradab.detik
Baca Juga :Bantah Naikan Tarif Secara Sepihak, Sarhamiza Tegaskan Surat yang Beredar
Menurutnya setiap gerakan dan bacaan Shalat membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial umat dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat luas.
Sekda Bener Meriah mengingatkan jamaah agar tidak hanya melaksanakan Shalat secara ritual tanpa pemaknaan mendalam terhadap nilai spiritual dan sosial.
Dalam kesempatan itu ia menyampaikan duka cita atas banjir bandang dan longsor melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah baru-baru ini terjadi.
Musibah tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas ekonomi, serta kesulitan hidup bagi masyarakat terdampak di sejumlah kampung wilayah pegunungan pedalaman.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus bergerak melakukan penanganan darurat untuk membantu masyarakat korban bencana secara cepat terukur terpadu berkelanjutan bersama.
Sekda Bener Meriah menegaskan pemerintah juga melaksanakan pemulihan dan rekonstruksi pasca bencana secara bertahap dengan perencanaan matang transparan akuntabel inklusif.
Pemerintah daerah melibatkan ulama, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat dalam proses pemulihan bersama demi mempercepat kebangkitan sosial ekonomi daerah berkelanjutan.
Ia menegaskan Doa dan Shalat menjadi kekuatan spiritual utama memperkokoh persatuan menghadapi setiap ujian kehidupan masyarakat Bener Meriah secara bersama.
Peringatan Isra Mikraj tersebut ditutup doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah daerah setempat.(wen)













