4 Bulan Pascabencana, 6 KK di Seni Antara Belum Terima Huntara

 

Redelong – Empat bulan setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, masih ada warga yang belum merasakan bantuan hunian sementara (huntara).

Sedikitnya enam kepala keluarga (KK) hingga kini diduga belum menerima haknya sebagai korban bencana. Padahal, kondisi rumah mereka mengalami kerusakan berat, bahkan ada yang nyaris rata dengan tanah.

“Kondisi rumah kami sangat parah, ada yang rusaknya hampir 100 persen,” kata Taufik, salah satu penyintas, Sabtu (28/3/2026).

Ia menyebutkan, rumah miliknya mengalami kerusakan sekitar 81 persen dan tidak lagi bisa dihuni. Selain itu, kebun miliknya juga ikut terdampak akibat bencana tersebut.

Meski telah berulang kali melengkapi berkas yang diminta, Taufik mengaku hingga kini belum menerima bantuan apa pun, baik Jaminan Hidup (Jadup), bantuan perabotan, maupun huntara.

“Sejak Januari saya sudah kirim berkas. Februari diminta lagi, Maret juga diminta lagi, tapi sampai sekarang belum ada hasil,” ujarnya.

Menurutnya, ia juga telah mencoba menghubungi pihak kecamatan untuk menanyakan kejelasan. Namun, dari informasi yang diterima, namanya disebut akan dimasukkan sebagai penerima bantuan pada tahap kedua.

Kondisi tersebut membuat dirinya merasa belum mendapatkan kepastian. Meski demikian, ia mengaku tetap menghormati proses yang berjalan di tingkat desa dan kecamatan.

“Kalau memang kami tidak berhak, bilang saja. Jangan seperti digantung tanpa kepastian,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah segera memberikan kejelasan sekaligus memastikan bantuan bagi korban bencana dapat disalurkan secara adil dan merata. (Gona)