Dari Rembele, TNI AU Angkut Warga Terisolir

TNI AU angkut warga
Personel TNI AU mengevakuasi warga yang sakit menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Rembele Ahad (21/12). Dok.Wen

Dari Bandara Rembele,  Bener Meriah, TNI AU angkut warga terisolir, tenaga kesehatan, serta orang sakit tanpa dipungut biaya, sekaligus menyalurkan bantuan logistik secara cepat dan tepat.

Bener Meriah – TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus mengerahkan kekuatan udara untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di Aceh.

Melalui Posko Utama TNI AU di Bandara Rembele, personel TNI AU secara aktif melakukan sosialisasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat terdampak bencana.

Langkah ini memastikan seluruh proses evakuasi udara berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.

Komandan Posko Utama TNI AU Rembele, Letkol Pnb Sigit Hariyanto, mengajak masyarakat yang hendak dievakuasi untuk menaati aturan yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa TNI AU memprioritaskan evakuasi bagi masyarakat terdampak bencana yang berada di wilayah terisolir, tenaga kesehatan, serta warga yang membutuhkan penanganan medis.

“Pesawat TNI Angkatan Udara kami siapkan khusus untuk masyarakat terdampak bencana, terutama yang berada di daerah terisolir, tenaga kesehatan, dan orang sakit” ujaranya.

Pihaknya juga memberikan seluruh layanan evakuasi ini secara gratis tanpa biaya apa pun.

Komandan Posko Utama TNI AU Rembele, Letkol Pnb Sigit Hariyanto, memberikan arahan kepada para penumpang sebelum proses evakuasi udara di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah.

Selain melaksanakan evakuasi warga, TNI Angkatan Udara juga mengintensifkan penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak.

Sejumlah pesawat, yakni C-130J Super Hercules noreg A-1340, Hercules KC-130B (Tanker) noreg A-1309, serta CN 295 noreg A-2904 dan A-2907, mendarat di Bandara Rembele pada Minggu (21/12.

Pesawat-pesawat tersebut mengangkut kebutuhan pokok, peralatan pembangkit listrik dan internet, solar panel, serta aksesori telekomunikasi.

Masyarakat menyambut kedatangan armada udara TNI AU dengan antusias di sekitar Bandara Rembele.

Perwakilan warga setempat langsung membantu proses penyaluran bantuan agar logistik segera sampai ke masyarakat di berbagai wilayah Aceh yang terdampak bencana alam.

TNI Angkatan Udara juga melaksanakan evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Pesawat TNI AU mengevakuasi seorang pasien lansia dengan diagnosa fraktur neck femur dextra disertai HNP yang sebelumnya menjalani perawatan di RSU Fandika Takengon.

Pesawat membawa pasien tersebut dari Rembele menuju Bandara Soewondo, Medan, untuk kemudian dirujuk ke RSU Murni Teguh Medan.

Kehadiran armada udara TNI AU, baik pesawat sayap tetap maupun helikopter, memberikan harapan besar bagi masyarakat Aceh.

Melalui operasi kemanusiaan ini, TNI AU angkut warga dari daerah terisolir, mempercepat distribusi logistik, serta menyelamatkan masyarakat yang membutuhkan evakuasi segera.detik

Dalam setiap operasi penanggulangan bencana, TNI Angkatan Udara terus mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan nilai humanisme sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.(Wen)

Baca Juga : Pemkab Bener Meriah Sudah Salurkan 339,6 Ton Beras untuk Korban Bencana Hidrometeorologi