Hercules TNI Gratis Angkut 236 Ton Hasil Pertanian Petani Gayo

Hercules TNI Gratis
Petugas dan warga memuat hasil pertanian petani Gayo ke dalam pesawat Hercules TNI di Bandara Rembele untuk dikirim ke luar Aceh secara gratis.

REDELONG – Hercules TNI Gratis mengangkut sebanyak 236 ton hasil pertanian petani Gayo ke luar Aceh guna membantu pemulihan ekonomi pascabencana.

Pengiriman tersebut dilakukan tanpa memungut biaya dari petani maupun pengepul di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Ketua Asosiasi Pedagang Sayur Bersatu (APSB) Bener Meriah dan Aceh Tengah, Sabardi, menegaskan bahwa pengangkutan hasil pertanian menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara tidak dipungut biaya sedikit pun.

Ia menyampaikan pernyataan ini untuk meluruskan isu pungutan yang beredar di masyarakat.

“Saya pastikan Hercules TNI Gratis mengangkut hasil pertanian petani Gayo. Tidak ada satu rupiah pun pungutan biaya,” tegas Sabardi.

Ia menyatakan siap mempertanggungjawabkan pernyataan tersebut.

Sabardi menjelaskan, sejak 20 Desember 2025 hingga saat ini, pesawat Hercules TNI AU telah mengangkut sebanyak 236.379 kilogram atau sekitar 236 ton hasil panen petani ke Jakarta dan sejumlah wilayah di Sumatera.

Pengiriman ini bertujuan menjaga stabilitas harga hasil pertanian pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.

Ia merinci komoditas yang telah diangkut meliputi cabai sebanyak 216.629 kilogram, tomat 12.525 kilogram, kubis 5.600 kilogram, kentang 1.425 kilogram, serta daun bawang 200 kilogram.

Baca Juga : Pemkab Bener Meriah Sudah Salurkan 339,6 Ton Beras untuk Korban Bencana Hidrometeorologi

Menurutnya, langkah ini sangat membantu petani agar hasil panen tidak terbuang dan tetap bernilai jual.

Sabardi menambahkan bahwa APSB hanya berperan memfasilitasi sistem pengiriman agar petani dan pengepul tidak saling berselisih.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memecah persatuan di tengah kondisi bencana.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pesawat Hercules memprioritaskan pengangkutan logistik bantuan dari Medan dan Jakarta ke Tanah Gayo.

Saat kembali, pesawat mengutamakan evakuasi warga sakit dan masyarakat terdampak.detik

Jika tidak ada evakuasi, pesawat kemudian mengangkut hasil pertanian warga.

Sabardi mengaku rutin berada di Bandara Rembele untuk memastikan hasil pertanian seperti cabai, kentang, kol, dan tomat terselamatkan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Panglima TNI atas dukungan nyata bagi petani Gayo. (uri)