REDELONG – Isu Asap Gunung Api Burni Telong yang menghitam dan disebut-sebut mulai menunjukkan tanda erupsi dipastikan sebagai informasi hoaks.
Kabar tersebut beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat Kabupaten Bener Meriah.
Namun, hasil pemantauan resmi menyatakan kondisi gunung api masih normal dan berstatus Level II (Waspada).
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya asap hitam.
Informasi yang menyebutkan gunung api mulai “menghitam” dipastikan tidak benar dan tidak memiliki dasar ilmiah.
BPBD menjelaskan, pada Selasa malam (30/12/2025) wilayah Kabupaten Bener Meriah memang mengalami beberapa kali gempa bumi.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 4,5 terjadi pada pukul 20.43 WIB dengan kedalaman 7 kilometer, berlokasi 7 kilometer barat Kabupaten Bener Meriah.
Selanjutnya, gempa magnitudo 3,9 tercatat pada pukul 21.01 WIB dengan kedalaman 6 kilometer di wilayah 16 kilometer barat Kabupaten Bener Meriah.
Informasi yang dihimpun dari BPBD Bener Meriah menyebutkan, total gempa terjadi sebanyak empat kali dengan kekuatan 4,5; 2,9; 2,9; dan 3,9 magnitudo.
Seluruh gempa tersebut merupakan gempa tektonik, bukan gempa vulkanik, meskipun pusat gempa berada di sekitar kawasan Gunung Api Burni Telong.
Pemantau Gunung Api Burni Telong memastikan rangkaian gempa tektonik tersebut bukan berasal dari gunung berapi.
Oleh karena itu, Isu Asap Gunung Api yang menyebutkan telah muncul asap hitam dari Burni Telong dipastikan tidak benar atau hoaks.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial maupun grup percakapan tanpa sumber resmi.
Warga diminta hanya mengakses informasi dari BMKG, BPBD, dan lembaga pemantauan gunung api.detik
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menjaga ketertiban dan mencegah kepanikan.
Hingga saat ini, status Gunung Api Burni Telong tetap berada pada Level II (Waspada).(wen)
Baca Juga : Pemkab Bener Meriah Sudah Salurkan 339,6 Ton Beras untuk Korban Bencana Hidrometeorologi













