Berita  

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga di Simpang Balek

Petugas pemadam kebakaran bersama warga dan personel TNI–Polri berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Simpang Balek, Wih Pesam, Bener Meriah, Sabtu (30/8/2025).
Petugas pemadam kebakaran bersama warga dan personel TNI–Polri berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Simpang Balek, Wih Pesam, Bener Meriah, Sabtu (30/8/2025).

Bener MeriahKebakaran hanguskan rumah warga di Simpang Balek pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 05.45 WIB dan membuat geger masyarakat Desa Simpang Balek, Dusun Wih Kuning, Kecamatan Wih Pesam.

Peristiwa ini menimpa rumah permanen milik Ridwan (45), seorang petani yang dikenal ramah dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah sebelum merambat cepat ke seluruh bangunan.

Beberapa warga yang melihat asap tebal langsung berlari menuju sumber api sambil membawa ember berisi air dan alat seadanya. Mereka berusaha memadamkan kobaran api dan menyelamatkan barang-barang yang masih memungkinkan untuk diambil.

Namun, kobaran api yang semakin membesar menyulitkan warga untuk masuk lebih jauh ke dalam rumah. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar dan menghanguskan hampir seluruh isi rumah dalam waktu singkat.

BACA JUGA : POBSI Bener Meriah Ajak Atlet Lokal Ramaikan Kejuaraan Biliar Aceh 2025

Situasi semakin panik saat percikan api mulai melompat ke bagian dinding dan rangka rumah.

Sekitar 15 menit pascakejadian, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Damkar Bener Meriah tiba di lokasi. Petugas pemadam bersama warga, personel TNI, dan Polri langsung melakukan penyemprotan untuk menekan api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.

Kerja sama seluruh pihak akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolsek Wih Pesam yang memimpin langsung pengamanan lokasi menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, kebakaran hanguskan rumah warga di Simpang Balek tersebut menyebabkan kerugian yang sangat besar.

Bangunan rumah beserta seluruh perabot, pakaian, dan dokumen penting milik Ridwan ludes terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Usai pemadaman, kepolisian segera melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Walau dugaan utama masih mengarah pada korsleting listrik, penyelidikan lebih mendalam tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang memicu terjadinya kebakaran.

Warga setempat berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan darurat kepada Ridwan, mengingat seluruh harta bendanya habis dalam kejadian tersebut. (wen)nescafe