Bandung – Seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Ilham Renal (23), menjadi korban penusukan saat melintas di sekitar lokasi aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, pada Sabtu (30/8/2025) sore.
Ilham, yang baru saja diwisuda dari Program Studi Pendidikan Ekonomi UPI, diketahui tidak terlibat dalam aksi tersebut dan hanya kebetulan berada di lokasi setelah menghadiri sebuah acara bersama temannya.
Keributan bermula ketika massa aksi dari berbagai elemen berkumpul untuk menyuarakan aspirasi terkait isu pendidikan dan sosial.
Suasana yang semula terkendali mendadak berubah ketika terdengar teriakan minta tolong dari sisi kiri kerumunan.
“Tiba-tiba ada keributan, lalu terdengar teriakan. Saat kami mendekat, korban penusukan sudah tergeletak dengan luka tusuk di bagian pinggang,” ungkap Deden, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi Ilham ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Tim medis menyatakan bahwa kondisi Ilham kini stabil, namun ia masih menjalani observasi untuk memastikan tidak ada komplikasi lanjutan akibat luka yang dideritanya.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Santosa, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kepolisian telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan.
“Kami sedang mendalami motif dan apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan aksi unjuk rasa. Penyelidikan masih berlangsung,” kata Budi.
Baca Juga :Jejak Pengkhianatan di Tanah AAB: Dari Tim Survei Menjadi Penguasa Lahan
Pihak kampus UPI turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa alumninya tersebut.
Rektor UPI, Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., mengutuk keras tindakan kekerasan itu dan menegaskan bahwa pihak kampus akan memberikan pendampingan penuh kepada Ilham dan keluarganya, baik terkait proses hukum maupun kebutuhan medis.
Kejadian ini mendapat perhatian luas dari publik karena terjadi di tengah aksi yang semestinya berlangsung damai.google
Banyak pihak menilai bahwa keamanan dalam setiap aksi demonstrasi harus menjadi prioritas untuk mencegah jatuhnya korban yang tidak terlibat.
Masyarakat pun berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan memastikan situasi tetap kondusif, sehingga mahasiswa maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi aksi dapat merasa aman. (wen)













