Pendukung Mualim Di Bener Meriah Sepakat Tiga Proyek Strategis Jadi Target 2026

Pendukung Mualim–Dek Fadh dan Tagore Abubakar di Bener Meriah berpose bersama usai melaksanakan pertemuan di Cafe Umah Jemen Bale Atu Jumat (17/10).Dok Wen

REDELONG – Dukungan terhadap janji-janji politik Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah terpilih, Ir. Tagore Abubakar, kembali digerakkan oleh sejumlah pendukung Mualim dan tim pemenangan.

Dalam sebuah pertemuan hangat di Café Umah Jemen Bale Atu, Jumat (17/10/2025), para pendukung pasangan Mualim–Dek Fadh bersama Tim Pemenangan Tagore-Armia membahas tindak lanjut pembangunan yang dijanjikan semasa kampanye.

Baca Juga :PWI Bener Meriah Mantapkan Komitmen, Dari Seremoni ke Aksi Nyata

Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Mualim Center Bener Meriah ini turut dihadiri sejumlah tokoh politik daerah, mulai dari pengurus Partai Aceh, Ketua Badan Pemenangan Safri Gumara, hingga jajaran partai pengusung dan tim sukses Tagore Armia.

Sejumlah anggota DPRK Bener Meriah juga tampak hadir, di antaranya Anwar (Gerindra), Safri Gumara (Demokrat), Darussalam (Demokrat), Muhammad (Gerindra), Tgk. Khusnul Ilmy (PKB), Andi Sastra (Hanura), dan Zunaidi (Hanura).

Tiga Proyek Prioritas Jadi Fokus Utama

Dalam forum tersebut, para legislator dan tim pemenangan menyampaikan berbagai pandangan serta usulan pembangunan kepada Pemerintah Aceh, termasuk lanjutan pembangunan Gedung BMCC yang kini terbengkalai, perbaikan jalan KKA, pembangunan jembatan Cekal, pembangunan jalan Samar Kilang–Aceh Timur, serta pemanfaatan air panas untuk Masjid Agung Babussalam.

Ketua Badan Pemenangan Mualim Bener Meriah, Safri Gumara, mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan Gubernur Aceh untuk menyampaikan berbagai usulan tersebut.

“Bapak Gubernur menyampaikan akan membangun apa yang sudah dijanjikan. Bahkan beberapa poin sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA),” ujar Gumara.

Ia menambahkan, jika anggaran Pemerintah Aceh tidak mengalami pemangkasan, maka beberapa proyek prioritas tersebut akan mulai direalisasikan pada tahun 2026 mendatang.

“Dari sejumlah usulan, ada tiga pembangunan yang paling diharapkan masyarakat dapat terealisasi, yakni perbaikan jalan KKA, jalan Samar Kilang–Aceh Timur, dan jembatan Cekal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Mualim Center Bener Meriah, Samsul, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antar seluruh elemen pendukung untuk memulihkan komunikasi dan mempererat hubungan setelah masa kampanye.

“Pertemuan ini untuk menyatukan kembali semangat perjuangan bersama agar seluruh tim Mualim dan Tagore bergerak dalam satu arah,” ujarnya.

Salah satu tim sukses, Said, berharap agar Gubernur Aceh Mualim dapat berkunjung langsung ke Bener Meriah dan bertemu para pendukungnya.

“Kami tidak meminta apa-apa. Tak perlu acara besar seperti kampanye dulu. Yang penting, Gubernur hadir dan bertemu dengan tim di Bener Meriah,” ungkapnya.

Anggota DPRK Bener Meriah, Andi Sastra, turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pertemuan serupa bisa dilakukan secara rutin.

“Kita harap Bupati dan Wakil Bupati bisa mengadakan pertemuan seperti ini minimal tiga bulan sekali. Ini penting agar usulan program tidak tumpang tindih dan tetap fokus pada janji-janji kampanye,” ujarnya.

Simbol Komitmen Pemerintahan Baru

Tiga proyek yang diusulkan – perbaikan Jalan Lintas KKA, pembukaan jalan Samar Kilang–Aceh Timur, dan pembangunan Jembatan Cekal – dianggap sebagai simbol komitmen pembangunan Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah dataran tinggi Gayo.

Pertemuan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa koalisi politik pendukung pemerintahan Mualim–Tagore masih solid dalam mengawal arah pembangunan daerah.acehtourism

Dengan dorongan dari berbagai pihak, masyarakat berharap agar pembangunan tidak lagi sebatas janji kampanye, melainkan menjadi bukti nyata perubahan bagi Bener Meriah dan kawasan sekitarnya.(Wen)