Santri Tak Hanya Ngaji, Kini Belajar Nyetir Bersama Satlantas Polres Bener Meriah 

 

Redelong  – Santri kini tidak hanya fokus belajar agama, tetapi juga dibekali keterampilan hidup. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bener Meriah turun langsung ke pesantren melalui program Belajar Mengemudi Gratis yang digelar di Pesantren Bustanul Arifin, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (2/3/2026).

Program yang diinisiasi Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto ini menjadi bentuk pendekatan humanis kepolisian dalam membina generasi muda sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.

Para santri berusia 17 tahun tampak antusias mengikuti pelatihan. Mereka tidak hanya diajarkan praktik mengemudi, tetapi juga mendapat materi teori dasar berkendara, aturan lalu lintas, etika di jalan raya, serta pentingnya keselamatan saat berkendara.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, kemampuan mengemudi merupakan keterampilan tambahan yang dapat menjadi bekal masa depan bagi santri.

Menurutnya, selain membuka peluang kerja, keterampilan ini juga mampu meningkatkan rasa percaya diri generasi muda ketika terjun ke tengah masyarakat.

“Kami ingin santri menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki budaya berkendara yang aman serta tertib,” ujarnya.

Program bertajuk Belajar Mengemudi “Ngartis” ini juga menjadi langkah preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bener Meriah melalui edukasi langsung kepada generasi muda.

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan mendapat sambutan positif dari para santri maupun pengasuh pesantren.

Kehadiran polisi di lingkungan pesantren dinilai membawa manfaat nyata karena menghadirkan pendidikan keterampilan langsung bagi santri.

Ke depan, program edukatif seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di Tanoh Gayo. (Gona)