Unggul 34 Suara, Muhammad Kamil Terpilih Jadi Reje Kampung Beranun Teleden

Redelong – Muhammad Kamil (33) berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Pemilihan Reje Kampung Beranun Teleden, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, yang digelar serentak, Sabtu (6/6/2026).

Dalam kontestasi tersebut, sosok muda yang dikenal energik itu berhasil mengungguli pesaingnya, Sayuti. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Muhammad Kamil memperoleh 159 suara, sedangkan Sayuti meraih 125 suara. Dengan demikian, Kamil unggul 34 suara dan dipastikan menjadi Reje Kampung Beranun Teleden periode mendatang.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kampung Beranun Teleden sebanyak 337 orang. Dari jumlah tersebut, 48 pemilih tidak menggunakan hak pilihnya, sementara lima surat suara dinyatakan rusak.

Usai kemenangan itu dipastikan, Muhammad Kamil menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan jalannya Pilkades, terutama panitia penyelenggara dan masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan baik.

Menurut Kamil, kemenangan yang diraihnya bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan berkat doa, dukungan, dan kepercayaan masyarakat Kampung Beranun Teleden.

“Kemenangan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya,” ujar Kamil.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merajut kebersamaan pasca-Pilkades. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun setelah pesta demokrasi berakhir, seluruh masyarakat harus kembali bersatu demi kemajuan kampung.

“Tidak ada lagi kubu satu atau kubu dua. Yang ada sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Kampung Beranun Teleden agar lebih maju dan lebih baik ke depannya,” katanya.

Kamil menegaskan, membangun kampung tidak dapat dilakukan oleh reje dan perangkat kampung semata. Diperlukan dukungan, partisipasi, serta kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, aparatur kampung pada dasarnya merupakan pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan mendorong pembangunan yang merata.

“Kami perangkat kampung hanyalah pelayan masyarakat. Jika ingin kampung ini semakin maju, maka harus dibangun secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bener Meriah pada hari ini menggelar Pilkades serentak di 135 kampung dari total 232 kampung yang tersebar di daerah tersebut. Pelaksanaan Pilkades serentak itu menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan kampung sekaligus memperkuat demokrasi di tingkat akar rumput. (Gona)