Aceh  

Bupati Aceh Timur Dukung BNN, Siapkan Lahan untuk Pembangunan ULT P4GN

Bupati Aceh Timur
upati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky bersama Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani usai menandatangani nota kesepakatan pembentukan ULT P4GN di Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (4/6/2026).Dok. Syahrial

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan komitmennya  untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan narkotika melalui pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) P4GN serta penyediaan lahan untuk pengembangan fasilitas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepakatan antara BNN Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani menandatangani kesepakatan bersama Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky.

Penandatanganan berlangsung di ruang rapat Pendopo Bupati Aceh Timur pada Kamis, (4 Juni 2026), dengan suasana penuh semangat.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur menyebut narkotika sebagai ancaman serius yang memerlukan penanganan bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

Ia menjelaskan bahwa Aceh Timur memiliki garis pantai panjang yang rentan dimanfaatkan jaringan penyelundupan narkotika lintas wilayah.

Sejumlah jalur pesisir kerap digunakan pelaku kejahatan untuk memasukkan narkoba ke wilayah Aceh Timur secara ilegal.

Selain penyelundupan, penyalahgunaan narkotika juga masih ditemukan di tengah masyarakat dengan dominasi kasus ganja dan sabu.

Karena itu, Bupati menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh program BNN yang bertujuan menciptakan daerah bersih narkoba.

Ia menilai kerja sama tersebut menjadi langkah nyata memperkuat sinergi pemerintah daerah dan BNN dalam penanganan narkotika.

Pemkab Aceh Timur Siap Dukung Program P4GN

Bupati menyatakan Pemkab Aceh Timur siap mendukung pembentukan Unit Layanan Terpadu P4GN demi meningkatkan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan unit tersebut akan memperkuat upaya pencegahan sekaligus memperluas akses rehabilitasi bagi masyarakat terdampak.

Pemkab Aceh Timur juga berkomitmen menyediakan lahan guna mendukung pembangunan kantor BNN dan fasilitas rehabilitasi.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat mempercepat penanganan kasus penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi perhatian bersama.

Bupati juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk berperan aktif dalam mendukung program pencegahan narkotika berkelanjutan.

Ia meminta unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi hingga tingkat desa serta gampong.

Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba harus terus ditingkatkan agar masyarakat memahami dampak buruk penyalahgunaannya.

Ia juga mendorong rehabilitasi sebagai solusi bagi masyarakat yang telah terlanjur terpapar penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting memperkuat pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkotika secara menyeluruh.

Dedy menjelaskan bahwa Unit Layanan Terpadu P4GN bertujuan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan terkait narkotika.

Baca Juga : Rektor IAIN Langsa Lantik Pejabat Baru, Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Kampus

Layanan tersebut mencakup informasi, edukasi, rehabilitasi, konsultasi, dan berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkotika lainnya.

Menurutnya, Aceh Timur termasuk wilayah rawan penyalahgunaan dan penyelundupan narkotika melalui jalur tikus pesisir timur.

Karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat harus mengambil langkah nyata dalam menghadapi ancaman narkotika secara serius.

BNN berharap pemerintah daerah terus menunjukkan komitmen nyata untuk menekan angka penyelundupan narkoba di wilayah tersebut.

Ia juga meminta seluruh pihak mempersempit ruang gerak bandar serta pelaku penyalahgunaan narkotika melalui pengawasan bersama.

Selain itu, Dedy mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus peredaran narkoba yang terus berkembang.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.

Ia mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga lingkungan sekitar dan memperkuat pengawasan terhadap generasi muda.

Dedy menegaskan bahwa ketahanan keluarga yang kuat mampu melindungi anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Melalui kerja sama tersebut, BNN dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap mampu memperkuat koordinasi penanganan narkotika.

Kedua pihak menargetkan terciptanya lingkungan yang aman, sehat, produktif, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, jajaran BNN Provinsi Aceh, dan instansi terkait.

Kepala BNN Kota Langsa beserta para ketua tim juga hadir mendampingi rangkaian kegiatan penandatanganan nota kesepakatan.

Kepala Kesbangpol Aceh Timur, Iskandar, memandu kunjungan kerja Kepala BNN Provinsi Aceh selama kegiatan berlangsung. (Syahrial)