Redelong – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah. Harapan warga untuk memiliki akses jalan yang aman akhirnya mulai menemukan titik terang setelah pemerintah pusat turun langsung meninjau lokasi Jembatan Wih Kanis, Ahad (1/3/2026).
Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat dan Dinas PUPKP Bener Meriah melakukan survei lapangan sebagai langkah percepatan pembangunan jembatan yang menjadi urat nadi penghubung 14 desa di Kecamatan Mesidah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPKP Bener Meriah, Alpahmi, mengatakan pemerintah telah menyiapkan solusi bertahap agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
“InsyaAllah dalam bulan Ramadan ini pembangunan jembatan darurat rangka baja sudah mulai dikerjakan. Hari ini kami bersama pihak kementerian dan BNPB turun langsung memastikan kesiapan pembangunan,” ujar Alpahmi.
Menurutnya, pembangunan jembatan permanen melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga telah mendapat kepastian dari pemerintah pusat.
Ia menegaskan pemerintah daerah terus bergerak melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan kementerian terkait agar proses pembangunan bisa berjalan lebih cepat.
“Pemerintah tidak pernah diam. Kami terus menyurati kementerian dan melakukan koordinasi agar pembangunan Jembatan Wih Kanis segera direalisasikan,” katanya.
Alpahmi juga mengajak masyarakat untuk bersabar karena pembangunan infrastruktur harus melalui tahapan perencanaan serta mekanisme administrasi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami memahami harapan masyarakat sangat besar. Namun semua proses harus dilalui agar pembangunan berjalan baik dan aman,” jelasnya.
Selama ini warga Mesidah hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu hasil swadaya masyarakat. Kondisinya kini mulai lapuk dan tidak lagi kokoh sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga yang melintas setiap hari.
Dengan rencana pembangunan melalui APBN tersebut, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah segera pulih sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga Mesidah kembali berjalan normal.(Gona)













