Redelong – Jembatan Bailey di kawasan Jalur Dua Pacuan Kuda, Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah resmi difungsikan, Kamis (26/2/2026).
Peresmian dilakukan oleh Bupati Bener Meriah yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade. Peresmian berlangsung penuh kebersamaan dan disambut antusias masyarakat.
Turut hadir Plt Kepala Dinas PUPKP Bener Meriah Alfahmi, Camat Wih Pesam Supriadi, Camat Bukit Syahrian, unsur Yonzikon 14/Sradha Wirya Samertitaya, personel Yonzipur 5/Arati Bhaya Wighina, serta pimpinan pelaksanaan pembangunan jembatan Letnan Kolonel Czi Septian Herpriyono.
Letkol Czi Septian Herpriyono menyampaikan, jembatan Bailey yang dibangun di kawasan pacuan kuda tersebut memiliki panjang 60 meter dan menjadi salah satu yang terpanjang di Aceh.
“Dengan panjang 60 meter, jembatan ini termasuk Jembatan Bailey terpanjang di Aceh dan diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Samusi Purnawira Dade mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam membuka akses wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Akses antar desa semakin mudah, aktivitas ekonomi lancar, dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin cepat,” katanya.
Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain memperlancar transportasi antara Kecamatan Bukit dan Wih Pesam menuju pusat kota Redelong, Jembatan Bailey Pacuan Kuda juga diyakini akan memperkuat potensi wisata pacuan kuda yang menjadi kebanggaan masyarakat Tanoh Gayo.
Hadirnya jembatan ini menjadi simbol kemajuan pembangunan Bener Meriah menghubungkan jalan, sekaligus menghubungkan harapan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.













