Mobile Clinic IDI Bener Meriah Tembus Wilayah Terisolir Mesidah, Layani 158 Warga

Mobile Clinic IDI

Bener Meriah — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang  Bener Meriah terus menunjukkan kepedulian kemanusiaan melalui Program Bencana Mobile Clinic IDI.

Melalui program ini, tim medis gabungan berhasil menembus wilayah terisolir di Kecamatan Mesidah dan melayani 158 warga terdampak.

IDI  Bener Meriah mulai menjalankan Program Mobile Clinic sejak 1 Desember 2025.

Selama pelaksanaan, tim medis secara aktif menjangkau daerah-daerah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah.

Setelah menyasar Kecamatan Bukit, Bandar, Wih Pesam, Timang Gajah, Gajah Putih, Ramung, dan Permata.

Selanjutnya, tim melanjutkan pelayanan ke Kecamatan Mesidah sebagai lokasi kedelapan.

Baca Juga : Pemkab Bener Meriah Sudah Salurkan 339,6 Ton Beras untuk Korban Bencana Hidrometeorologi

Sabtu (13/12), Tim Kesehatan Penanggulangan Bencana IDI memusatkan kegiatan pelayanan di Mesidah yang hingga kini masih berstatus wilayah terisolir akibat longsor.

Jalur utama menuju lokasi masih tertutup, sehingga tim memilih menggunakan sepeda motor melalui jalan alternatif.

Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi turut menghambat proses pelaporan, namun tim tetap menjalankan seluruh rangkaian kegiatan sesuai rencana.

Tim medis memberikan pelayanan kesehatan umum dan  membagikan obat-obatan, serta melaksanakan kegiatan trauma healing bagi warga yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai kampung mendatangi lokasi pelayanan dengan antusias untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Dalam kegiatan tersebut, tim mencatat sebanyak 158 pasien menerima layanan kesehatan.

Rinciannya, tim melayani 25 orang lansia, 100 orang dewasa, 21 anak-anak, 3 ibu hamil, serta 9 pasien dengan gangguan kejiwaan yang membutuhkan pendampingan khusus.

Tim paling banyak menangani keluhan infeksi saluran pernapasan, gangguan kulit, kelelahan fisik, serta masalah kesehatan yang muncul akibat kondisi lingkungan pascabencana.

IDI Cabang Bener Meriah melaksanakan program ini melalui sinergi lintas institusi.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Tim Medis Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK).detik

selanjutnya,  dokter militer dari Kesdam Iskandar Muda, serta PDUI Bekasi secara aktif mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Melalui Program Mobile Clinic, IDI Bener Meriah berkomitmen terus menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya warga di wilayah terisolir.(Wen)