Redelong – Komitmen membantu masyarakat terus ditunjukkan Anggota DPR Aceh, Salihin. Tanpa banyak sorotan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu telah menggelontorkan anggaran pokok pikiran (pokir) sebesar Rp 8 miliar untuk masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Dari total tersebut, masing-masing Rp 4 miliar dialokasikan untuk Bener Meriah dan Rp 4 miliar untuk Aceh Tengah. Bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh secara bertahap, menyasar warga kurang mampu, anak yatim, serta korban bencana.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah, Hasyimi, mengungkapkan bahwa bantuan dari Salihin terus mengalir dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Tanpa banyak publikasi, Pak Salihin terus menambah pokirnya untuk membantu masyarakat Bener Meriah dan Aceh Tengah,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, bantuan berupa kebutuhan sandang seperti kain sarung, mukena, sajadah, jilbab, selimut, dan handuk.
Selanjutnya pada tahap kedua, bantuan difokuskan pada material bangunan seperti seng, triplek, paku seng, dan paku triplek guna mendukung perbaikan rumah warga.
“Untuk tahap ketiga, kami menerima bantuan berupa family kit dan kids ware,” kata Hasyimi.
Menurutnya, seluruh bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, khususnya mereka yang terdampak bencana dan berada dalam kondisi ekonomi terbatas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian Bapak Salihin terhadap masyarakat di wilayah tengah Aceh,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah, Windi Darsa. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu, terutama bagi warga yang tertimpa musibah seperti kebakaran rumah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kurang mampu, anak yatim, serta korban bencana. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Salihin,” ujarnya.
Pihaknya memastikan seluruh bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. (Gona)












