Redelong – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan Ketua Harian dan Pengurus Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bener Meriah periode 2026–2028 yang dipimpin langsung Wakil Bupati Ir. H. Armia di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu (22/7/2026).
Pada pelantikan itu, Tgk. Nazaruddin, M.Pd resmi dikukuhkan sebagai Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja (Raker) LPTQ sebagai langkah awal menyusun arah kebijakan dan program pembinaan Al-Qur’an di Bener Meriah.
Turut hadir perwakilan Ketua MPU Kabupaten Bener Meriah, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc., Kepala Dinas Syariat Islam Taslim, S.Ag., M.Sos., Plt. Kepala Dinas Pendidikan Said M. Nurdin, S.Pd., M.Pd., perwakilan Kantor Kementerian Agama, Kepala Baitul Mal Drs. Nawawi, Ketua HUDA, Ketua BKPRMI, serta para pengurus LPTQ lama dan pengurus yang baru dilantik.
Dalam sambutannya, Armia menegaskan bahwa LPTQ memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya menyiapkan peserta untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, pola pembinaan yang hanya dilakukan menjelang MTQ harus ditinggalkan. Sebaliknya, pembinaan harus berlangsung sepanjang tahun agar melahirkan qari dan qariah yang memiliki kemampuan, mental, serta akhlak yang baik.
“Pembinaan tidak boleh hanya dilakukan satu bulan sebelum lomba. Kita membutuhkan pembinaan yang berjenjang, terukur, dan berkelanjutan. Akhlak, kedisiplinan, dan manajemen waktu juga harus dibina agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang kuat secara spiritual maupun fisik. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan melalui anggaran, pelatihan, dan fasilitas yang dibutuhkan,” ujar Armia.
Selain pembinaan, Wakil Bupati juga meminta LPTQ memperluas penjaringan peserta hingga ke pelosok kampung. Ia meyakini masih banyak potensi qari dan qariah yang belum tersentuh pembinaan.
Karena itu, ia mendorong LPTQ bersinergi dengan camat, Kantor Urusan Agama (KUA), pemerintah kampung, pondok pesantren, hingga lembaga pendidikan agar seluruh potensi yang dimiliki Bener Meriah dapat ditemukan dan dibina sejak dini.
“Jangan sampai ada bibit unggul yang terlewat. Jadikan MTQ sebagai motivasi bagi anak-anak kita untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus menjadi ruang lahirnya generasi berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Armia juga mengingatkan pentingnya memperkuat kelembagaan LPTQ melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti BAZNAS, DMI, FKDT, sekolah, dan dunia usaha. Menurutnya, masjid, meunasah, serta TPA/TPQ harus menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an yang aktif di tengah masyarakat.
Ia berharap Rapat Kerja LPTQ mampu melahirkan program-program yang realistis, terukur, dan dievaluasi secara berkala sehingga tidak berhenti sebatas dokumen, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menutup arahannya, Armia mengajak seluruh pengurus LPTQ menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah untuk membina generasi Qurani. Setiap huruf Al-Qur’an yang diajarkan akan menjadi amal jariyah. Mari bersama-sama menjadikan Bener Meriah sebagai daerah yang melahirkan generasi cinta Al-Qur’an dan berakhlakul karimah,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah melalui Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Yusra Alfata, S.H.I, mengatakan pelantikan pengurus LPTQ periode 2026–2028 merupakan bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Bener Meriah serta MTQ Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Ia menyebutkan, kepengurusan LPTQ yang dikukuhkan berjumlah 50 orang. Mereka diharapkan mampu memperkuat pembinaan seluruh cabang MTQ sehingga prestasi kafilah Bener Meriah pada ajang tingkat provinsi terus meningkat.
“LPTQ memiliki peran strategis dalam mencetak generasi Qurani. Melalui kepengurusan yang baru ini, kami berharap pembinaan dapat berjalan lebih maksimal dan prestasi Bener Meriah semakin meningkat pada MTQ mendatang,” ujar Yusra. (Gona)













