Final Lomba Tausiyah Daiyah BKMT Bener Meriah Lahirkan Bibit Pendakwah Muda

REDELONG — Lomba Tausiyah Daiyah BKMT Piala Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melahirkan enam bibit pendakwah terbaik dari kalangan remaja dan dewasa.

Babak final lomba berlangsung di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu (12/8/2026). Kompetisi yang diikuti 20 peserta dari 10 kecamatan tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni remaja dan dewasa.

Dari 20 peserta yang tampil dalam kompetisi, enam peserta berhasil melaju ke babak final dan tampil secara langsung untuk memperebutkan posisi terbaik.

Untuk kategori dewasa, juara pertama diraih Nurliyani dari Kecamatan Timang Gajah, disusul Rahma Yanti dari Kecamatan Bukit sebagai juara kedua, dan Maria dari Kecamatan Mesidah sebagai juara ketiga.

Sementara kategori remaja, juara pertama diraih Sandi Actavia dari Kecamatan Pintu Rime Gayo. Juara kedua diraih Hasanah Dewi dari Kecamatan Gajah Putih, sedangkan Ayu Awalaini dari Kecamatan Bandar menempati posisi juara ketiga.

Kepala  Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah, Taslim, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah untuk menemukan sekaligus membina generasi muda yang memiliki kemampuan dalam bidang dakwah.

Menurutnya, lomba tausiyah bukan semata-mata ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah keberanian, kemampuan berbicara serta menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat.

Acara tersebut ditutup oleh Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, yang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan.

Ia berharap para peserta tidak berhenti setelah kompetisi berakhir, tetapi terus meningkatkan kemampuan dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk berkontribusi dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

Sementara itu, pemenang kategori harapan dan favorit akan diumumkan pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Sengeda Bener Meriah, Senin (17/8/2026).

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi pendakwah Bener Meriah yang mampu menyampaikan pesan agama dengan baik, santun dan mudah diterima oleh masyarakat. ( Gona)