IDI Bener Meriah Galang Rp17,4 Juta, Hadirkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Kebakaran Jeget Ayu

Redelong – Di tengah duka akibat musibah kebakaran yang melanda Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, kepedulian terus mengalir dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bener Meriah. Dengan semangat kemanusiaan, para dokter bersama masyarakat berhasil menggalang donasi sebesar Rp17,4 juta yang kemudian disalurkan dalam bentuk berbagai kebutuhan penting bagi para korban.

Bantuan tersebut secara khusus menyasar kelompok rentan, terutama anak-anak, lanjut usia (lansia), dan ibu hamil.

Dari dana yang terkumpul, IDI Bener Meriah membelikan 60 set seragam sekolah lengkap untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Selain itu, bantuan juga berupa pakaian layak pakai, 16 paket perlengkapan lansia, tiga paket kebutuhan ibu hamil, 16 paket snack untuk anak-anak, Al-Qur’an dan jilbab.

Ketua IDI Bener Meriah, dr. Insan Sarami Artanoga, mengatakan donasi mulai dikumpulkan sejak Minggu (9/8/2026). Dalam waktu singkat, kepedulian masyarakat berhasil dihimpun dan diwujudkan menjadi barang-barang yang benar-benar dibutuhkan para korban.

“Alhamdulillah, kita sudah mengumpulkan donasi sejak Minggu, 9 Agustus 2026. Terkumpul Rp17.400.000 dan telah kita belanjakan serta salurkan kepada korban dalam bentuk barang kebutuhan mereka,” kata Insan, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut tidak sekadar soal nilai rupiah. Lebih dari itu, ada pesan bahwa para korban tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran.

“Kita menargetkan bantuan ini untuk golongan rentan, seperti anak-anak, lansia dan ibu hamil. Mudah-mudahan apa yang kami berikan bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

Dokter Juga Tak Lupa Teman Sejawat

Kepedulian IDI Bener Meriah juga menyentuh dua tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Jagong Jeget dan turut menjadi korban kebakaran.

Sebagai bentuk empati dan dukungan moril, IDI Bener Meriah memberikan bantuan uang kepada kedua tenaga kesehatan tersebut.

“Sebagai penyemangat dan dukungan moril, kami IDI Bener Meriah juga memberikan sedikit bantuan kepada teman sejawat kami yang bertugas di Puskesmas Jagong Jeget,” ungkap Insan.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penguat bagi para korban untuk kembali bangkit. Terlebih bagi anak-anak yang harus kembali bersekolah setelah kehilangan tempat tinggal dan berbagai perlengkapan akibat musibah.

Insan juga mengajak para korban untuk tetap sabar dan tabah. Menurutnya, musibah yang terjadi merupakan ujian dari Allah SWT dan di balik setiap ujian pasti ada hikmah yang dapat dipetik.

“Semoga para korban diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali menata kehidupan,” tuturnya.

Di tengah puing-puing yang tersisa, bantuan itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi korban, sepasang seragam sekolah, perlengkapan lansia, kebutuhan ibu hamil hingga makanan untuk anak-anak menjadi tanda bahwa di saat mereka kehilangan banyak hal, masih ada tangan-tangan yang datang untuk menguatkan. (Gona)