Redelong, rakyatgayo.com – Enam kecamatan memastikan diri melaju ke babak final Lomba Tausiyah Daiyah tingkat Kabupaten Bener Meriah yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bekerja sama dengan Dinas Syariat Islam.
Lomba tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Babak penyisihan telah berlangsung pada 2 Agustus 2026 dan diikuti peserta dari 10 kecamatan dengan jumlah 20 orang, yang terbagi dalam kategori remaja dan dewasa.
Hasilnya, enam kecamatan berhasil merebut tiket ke babak final.
Untuk kategori remaja, tiga kecamatan yang lolos yakni Kecamatan Pintu Rime Gayo, Gajah Putih dan Bandar. Sementara kategori dewasa diwakili Kecamatan Bukit, Timang Gajah dan Mesidah.
Ketua BKMT Bener Meriah, Dr. Hj. Puspita Wati, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu inisiatif Wakil Bupati Bener Meriah selaku pembina BKMT.
Menurutnya, lomba ini tidak semata-mata mencari juara, tetapi lebih jauh menjadi bagian dari upaya menyiapkan daiyah yang memiliki kemampuan menyampaikan pesan-pesan keislaman sekaligus mampu menjawab berbagai persoalan hukum Islam yang berkembang di tengah masyarakat.
“Ini merupakan upaya kita melahirkan daiyah yang mampu menjawab persoalan hukum Islam di tengah masyarakat,” kata Puspita Wati, Sabtu (8/8/2026).
Ia menambahkan, para peserta yang nantinya meraih prestasi akan mendapatkan pembinaan lanjutan dengan melibatkan tenaga profesional. Pembinaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mereka sehingga tidak hanya mampu tampil dalam perlombaan, tetapi juga siap menjadi pemateri dan daiyah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah, Taslim, S.Ag., M.Sos, menyampaikan babak final akan digelar Rabu, 12 Agustus 2026, di halaman Kantor Dinas Syariat Islam Bener Meriah.
Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Taslim berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda perlombaan semata, tetapi menjadi bagian dari penguatan kehidupan keagamaan masyarakat Bener Meriah.
“Harapan kita, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, yakni mewujudkan Bener Meriah yang maju dan sejahtera serta masyarakat yang beriman kepada Allah SWT,” ujarnya.
Babak final nantinya menjadi panggung bagi enam kecamatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, lomba ini diharapkan melahirkan generasi daiyah yang mampu berdakwah dengan ilmu, santun dalam menyampaikan pesan, dan hadir menjawab kebutuhan umat. (Gona)















