Redelong – Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar Kukuhkan pelaksana DPPI periode 2026–2030 di GORS Pemkab Bener Meriah, Sabtu (15/8).
Pengukuhan tersebut didampingi Wakil Bupati Ir. H. Armia dan menjadi momentum penting memperkuat peran Purna Paskibraka pembangunan karakter generasi muda.
Kegiatan ini merupakan pengukuhan pertama DPPI yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah sebagai tindak lanjut kebijakan nasional tentang Paskibraka Indonesia.
Program tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui DPPI, pemerintah mendorong Purna Paskibraka menjadi penggerak pembinaan kebangsaan, penguatan Pancasila, serta kepedulian terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tagore menyampaikan Purna Paskibraka memiliki pengalaman, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif bersama masyarakat sekitar.
Menurutnya, pengalaman selama menjalani pendidikan dan tugas Paskibraka menjadi modal penting mengajak generasi muda memahami nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, keberadaan DPPI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi hadir dalam lingkungan masyarakat serta dunia pendidikan secara nyata.
Tagore Kukuhkan DPPI Bener Meriah

Pengukuhan DPPI menjadi langkah pemerintah daerah membangun organisasi yang mampu menjalankan program pembinaan Pancasila secara terarah dan berkelanjutan bagi pemuda.
Tagore berharap pengurus yang barusaja di Kukuhkan harus mampu menyusun program kreatif yang dekat dengan kehidupan anak muda serta menjawab tantangan perkembangan zaman sekarang ini.
Selain menyampaikan nilai kebangsaan, DPPI diharapkan menjadi ruang pengembangan potensi Purna Paskibraka melalui komunikasi, teknologi, informasi, dan peningkatan kompetensi organisasi.
Seluruh pengurus diminta menjaga kekompakan dan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, sekolah, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat di daerah.
Pengurus juga memiliki tanggung jawab memperkenalkan nilai Pancasila melalui kegiatan edukatif, inspiratif, dan sesuai karakter generasi muda Bener Meriah sekarang.
Adapun susunan pelaksana DPPI Kabupaten Bener Meriah periode 2026–2030 seluruhnya berasal dari Purna Paskibraka yang memiliki pengalaman organisasi sebelumnya.
Rio Arianda Irawan dipercaya sebagai ketua, sedangkan Riga Wantona, S.Pd., mendapat amanah sebagai wakil ketua dalam kepengurusan resmi tersebut sekarang.
Uci Malani menjabat sekretaris, sementara Putra Aula, S.H., dipercaya memimpin bidang utama dukungan Paskibraka dan Duta Pancasila secara resmi dan bertanggung jawab.
Bidang Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dipimpin Umi Ulandari, S.K.M., sedangkan Agus Mulia mendapat amanah mengelola bidang peningkatan kompetensi organisasi DPPI tersebut.
Baca Juga : Paripurna DPRK Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025 dan Qanun Majelis Adat Gayo
Selanjutnya, Eko Ramadhan, S.I.Kom., dipercaya memimpin bidang komunikasi, teknologi, dan informasi dalam struktur pelaksana DPPI Bener Meriah periode ini langsung.
Keberadaan Purna Paskibraka sebagai pengurus menjadi kekuatan utama karena mereka memahami proses pembinaan, kedisiplinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa Indonesia.
Mereka diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus penggerak bagi pelajar dan pemuda dalam mengamalkan Pancasila pada kehidupan sehari-hari secara konsisten bersama.
Melalui program DPPI, pemerintah ingin menumbuhkan generasi yang memiliki karakter kuat, mencintai bangsa, serta menghargai keberagaman masyarakat Indonesia yang majemuk.
Pengukuhan tersebut menjadi awal perjalanan DPPI Bener Meriah menjalankan tugas periode 2026–2030 dengan semangat kebangsaan dan pengabdian kepada daerah. (wen)















