Bener Meriah – Keterbatasan bukan alasan bagi masyarakat Dusun SP1 Jalung, Desa Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo (PRG), Kabupaten Bener Meriah, untuk kehilangan semangat dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan keterbatasan waktu, tempat dan anggaran, pemuda bersama masyarakat setempat tetap bergotong royong menyiapkan berbagai kegiatan perlombaan serta menghias lingkungan dusun untuk menyambut momentum kemerdekaan.
Ketua Pemuda Dusun SP1 Jalung sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Reza Hidayat, mengatakan seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengandalkan semangat gotong royong dan swadaya masyarakat.
“Walaupun waktu, tempat dan anggaran kami terbatas, semangat pemuda untuk memperingati hari kemerdekaan tidak pernah pudar. Dengan dana seadanya dan mengandalkan swadaya masyarakat, kami tetap berusaha melaksanakan kegiatan ini,” ujar Reza, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, sebanyak 16 jenis perlombaan disiapkan untuk masyarakat, termasuk perlombaan panjat pinang. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak, pemuda hingga masyarakat untuk berkumpul dan merasakan semarak peringatan kemerdekaan.
Pembukaan perlombaan dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, yang dibuka langsung oleh Ketua Pemuda Dusun SP1 Jalung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dusun, Ambar Widodo serta Kepala Desa Blang Rakal, M. Tuahmi.

Suasana perlombaan semakin meriah ketika Reje Kampung Blang Rakal ikut berinteraksi dengan anak-anak. Ia memberikan sejumlah pertanyaan seputar nama-nama tokoh bangsa dan memberikan hadiah Rp20 ribu kepada setiap anak yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar.
Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan tokoh-tokoh yang berjasa dalam perjuangan bangsa.
Reje Kampung Blang Rakal menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun SP1 Jalung yang telah bersusah payah menyelenggarakan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, semangat masyarakat SP1 Jalung patut diapresiasi. Meski dusun tersebut berada cukup jauh dari pusat desa dan memiliki berbagai keterbatasan, masyarakat tetap menunjukkan antusiasme dalam menyambut hari kemerdekaan.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Walaupun Dusun SP1 Jalung berada jauh dari pusat desa dan dengan keterbatasan yang ada, masyarakat tetap antusias melaksanakan kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan,” ujarnya.
Semangat warga SP1 Jalung menunjukkan bahwa memaknai kemerdekaan tidak selalu membutuhkan biaya besar. Dengan kebersamaan, gotong royong dan semangat masyarakat, suasana kemerdekaan tetap dapat dirasakan hingga ke pelosok dusun. (Gona)















