REDELONG (RG) — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.
Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi Anggota DPRK Bener Meriah dari PKB, Sofyan, membantu warga membutuhkan.
Sofyan menyerahkan bantuan kursi roda kepada Nuraini, warga Kampung Timang Gajah, yang mengalami keterbatasan fisik akibat kecelakaan.
Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan Reje Kampung Timang Gajah yang baru, Imam Budi Santoso, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Nuraini mengalami kecelakaan bus jurusan Takengon–Medan sekitar 16 tahun lalu. Sejak kejadian tersebut, ia tidak lagi mampu berjalan.
Kondisi itu membuat Nuraini harus menggunakan kursi roda untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dan berinteraksi bersama keluarga maupun masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada warga yang membutuhkan. Ibu Nuraini sakit akibat kecelakaan bus Takengon–Medan sekitar 16 tahun yang lalu,” ujar Sofyan.
Ia mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan dalam menjalani kehidupan.
Sofyan juga mengungkapkan, kursi roda yang diserahkan kali ini merupakan bantuan ketiga yang diberikan kepada Nuraini.
“Ini kursi roda yang ketiga kalinya kita berikan kepada Ibu Nuraini,” katanya.
Semangat Kemerdekaan di Gajah Putih
Sebelum menyerahkan bantuan, Sofyan turut menjalankan tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Gajah Putih.
Ia mendapat tugas membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dalam upacara peringatan kemerdekaan yang berlangsung di lapangan bola Kampung Meriah Jaya.
Upacara tersebut diikuti unsur pemerintahan, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kecamatan Gajah Putih.
Camat Gajah Putih bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, komandan upacara berasal dari Koramil Lampahan.
Polsek Lampahan turut terlibat dalam pelaksanaan upacara. Suyanto menjalankan tugas sebagai perwira upacara dalam rangkaian peringatan tersebut.
Kehadiran tokoh masyarakat dan berbagai unsur lainnya semakin memperkuat suasana kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Setelah rangkaian upacara, perhatian kemudian tertuju kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan, termasuk Nuraini yang telah lama menjalani keterbatasan.
Kursi Roda Menjadi Dukungan bagi Nuraini
Nuraini diketahui merupakan seorang janda yang kini tinggal bersama anak dan menantunya. Kondisi ekonomi keluarga juga tergolong terbatas.
Karena itu, bantuan kursi roda tersebut memiliki arti penting bagi Nuraini. Alat bantu tersebut menunjang mobilitasnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bagi Nuraini, kursi roda bukan sekadar alat bantu berpindah tempat. Perangkat tersebut menjadi bagian penting kehidupannya selama 16 tahun terakhir.
Setelah mengalami kecelakaan, Nuraini harus beradaptasi dengan kondisi fisik yang membuatnya tidak dapat berjalan secara normal.
Baca Juga : Paripurna DPRK Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025 dan Qanun Majelis Adat Gayo
Kursi roda membantu Nuraini menjalankan aktivitas, berkomunikasi dengan keluarga, serta tetap berinteraksi dengan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.
Momentum kemerdekaan pun terasa berbeda di rumah sederhana Nuraini. Perhatian yang diterimanya menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat.
Sofyan berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan membantu Nuraini menjalani aktivitas dengan lebih nyaman.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat, terutama warga yang membutuhkan perhatian.
Penyerahan kursi roda tersebut menjadi gambaran bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan pengibaran bendera.
Kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan membantu sesama, menghadirkan kepedulian, serta memastikan masyarakat merasakan perhatian di tengah kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gajah Putih akhirnya tidak hanya menjadi seremoni.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan pesan kemanusiaan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. (uri















