Langsa – PEKA Malaysia bersama Institut Agama Islam Negeri IAIN Langsa menghadirkan program trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir Aceh November 2025.
Program bertajuk Trauma Recovery and Psychoeducation ini merupakan kolaborasi pengabdian masyarakat serta penelitian antara dosen IAIN Langsa dan PEKA Malaysia.
Kegiatan tersebut dikoordinir oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IAIN Langsa dengan tujuan memulihkan kondisi psikologis masyarakat terdampak bencana.
Hadir dalam kegiatan Presiden PEKA Dr Datin Siti Taniza Toha bersama tim konselor yang disambut pimpinan IAIN Langsa setempat.
Baca Juga : Pastikan Data Tepat Sasaran, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Desil
Wakil Rektor Kemahasiswaan Prof Iskandar Budiman dan Wakil Rektor Administrasi Dr T Wildan turut menyambut kedatangan rombongan konselor tersebut.
Dalam sambutannya Prof Iskandar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dinilai sangat membantu pemulihan kondisi psikologis mahasiswa dan masyarakat pascabencana.
Ia menyebutkan kegiatan ini tidak hanya memulihkan trauma tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa relawan dalam mendampingi masyarakat.
Mahasiswa akan dibekali ilmu trauma healing kemudian dilanjutkan pendampingan langsung kepada masyarakat di Desa Benua Raja Aceh Tamiang.
Kolaborasi PEKA Malaysia Perkuat Pemulihan Trauma Korban Banjir
Prof Iskandar berharap program ini mampu mengembalikan semangat korban sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan pendampingan psikologis berkelanjutan di masyarakat luas.
Sementara itu Dr Datin Siti Taniza Toha menyampaikan program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan psikologis pascabencana.
Ia berharap kegiatan ini dapat membantu pemulihan trauma masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas mahasiswa IAIN Langsa dalam bidang konseling profesional.
Selain itu pihaknya membuka peluang konsultasi lanjutan bagi mahasiswa secara daring untuk memperdalam pemahaman terkait ilmu konseling dan pendampingan psikologis.
Usai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penguatan kapasitas trauma recovery bagi relawan mahasiswa serta sesi konseling khusus korban terdampak bencana.
Pelatihan ini melibatkan tim konselor PEKA LPPM IAIN Langsa serta Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Sebelumnya kedua pihak telah menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU sebagai dasar pelaksanaan program pengabdian masyarakat dan penelitian bersama.
Kolaborasi internasional ini juga mencakup kegiatan riset publikasi ilmiah serta dukungan peningkatan akreditasi lembaga pendidikan IAIN Langsa ke depan.












