Redelong – Aktivitas Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah masih berada pada Level II (Waspada). Masyarakat serta para pendaki diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati kawasan kawah gunung tersebut.
Berdasarkan laporan aktivitas gunung api periode pengamatan 22 Februari 2026 yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau cerah dengan angin bertiup lemah ke arah timur dan barat daya. Suhu udara berkisar antara 16 hingga 26 derajat celcius.
Secara visual, gunung tampak jelas dan tidak teramati adanya asap kawah selama periode pengamatan berlangsung.
Dari data kegempaan, petugas mencatat terjadi 5 kali gempa vulkanik dalam serta 6 kali gempa tektonik jauh. Hingga kini belum terlihat peningkatan aktivitas visual yang signifikan.
Salah satu anggota PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Burni Telong, Suwardi Putra, menyampaikan bahwa masyarakat dan pengunjung tetap harus mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan.
“Masyarakat dan pendaki diimbau tidak mendekati area kawah dalam radius 3 kilometer serta menghindari kawasan fumarola dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan, status Waspada menunjukkan aktivitas gunung masih berada di atas kondisi normal sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.













