Redelong – Musim panen kopi sedang puncaknya. Aktivitas warga di Kecamatan Mesidah pun makin padat, terutama yang melintas di jembatan darurat Wih Kanis. Bukan hanya warga dari 14 kampung di Mesidah, tapi juga masyarakat dari Kecamatan Bandar dan daerah lain yang punya kebun kopi di kawasan itu.
Namun, kondisi jembatan darurat tersebut kini benar-benar mengkhawatirkan. Jembatan bambu yang dibangun secara swadaya itu mulai lapuk. Papan lantai banyak yang patah, tali pengikat pun sudah longgar. Warga yang melintas harus ekstra waspada, karena sedikit saja lengah bisa berujung petaka.
Di sisi lain, janji pemerintah untuk membangun jembatan darurat sebelum Lebaran hingga kini tak kunjung terlihat realisasinya. Tak ada material, tak ada tanda-tanda pekerjaan akan dimulai. Janji tinggal janji.
Merasa seperti ditinggalkan, warga akhirnya memilih bergerak sendiri. Dengan semangat gotong royong, mereka memperbaiki jembatan seadanya agar tetap bisa digunakan.
“Hari ini kami warga Mesidah bersama Danramil 01 Bandar beserta anggotanya, dibantu juga warga Kecamatan Bandar, kembali gotong royong memperbaiki jembatan darurat Wih Kanis,” kata Asri, Jumat (3/4/2026).

Perbaikan yang dilakukan meliputi penggantian papan yang sudah patah serta memperkuat tali pengikat agar jembatan lebih aman dilalui. Tak hanya itu, jalan rabat beton yang sebelumnya juga dibangun secara swadaya ikut diperbaiki dengan menyemen kembali bagian yang rusak.
Untuk biaya, warga mengandalkan dana swadaya. Bahkan, mereka membuka donasi dengan membawa kotak di lokasi. Setiap warga yang melintas dipersilakan membantu seikhlasnya.
“Dana yang terkumpul kami gunakan untuk membeli semen, tali, dan kebutuhan lainnya,” ujar Asri.
Kekecewaan warga pun tak terbendung. Mereka menilai, jika terus menunggu pemerintah, bukan tidak mungkin akan ada korban lebih dulu baru perbaikan dilakukan.
“Kalau terus menunggu, bisa jadi korban dulu baru dikerjakan. Janji sebelum Lebaran itu sampai sekarang belum ada tanda-tanda, bahkan material pun belum ada di lokasi,” tutupnya.(Gona)












