Takengon – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Salihin, mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Bantuan tersebut dibagi rata, masing-masing daerah menerima Rp3 miliar dalam bentuk bantuan sandang serta bahan baku rumah (BBR).
Informasi yang dihimpun, bantuan sandang berupa kain sarung, mukena, jilbab, dan selimut telah disalurkan kepada masyarakat terdampak di kedua wilayah. Sementara itu, bantuan bahan baku rumah seperti seng, triplek, dan paku juga mulai didistribusikan, terutama kepada warga yang rumahnya rusak akibat kebakaran dan angin puting beliung.
Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah, Windi Darsa, membenarkan pihaknya telah menerima bantuan tersebut. Ia menyebut, bantuan sandang telah disalurkan kepada masyarakat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada wakil rakyat kita, Bapak Salihin, yang telah peduli terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah,” ujar Windi, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama pascabencana dan bencana susulan seperti kebakaran dan angin puting beliung.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah, Hasyimi. Ia mengatakan, pihaknya telah menerima bantuan tahap pertama berupa sandang, masing-masing 1.500 pcs kain sarung, mukena, jilbab, dan selimut.
Sementara pada tahap kedua, bantuan bahan baku rumah yang diterima meliputi seng, triplek, serta paku seng dan paku triplek.
“Kami masih menunggu bantuan tahap ketiga berupa bahan baku rumah,” ungkap Hasyimi.
Bantuan ini diketahui merupakan bagian dari skema pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua III DPRA, Salihin, yang disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di wilayah tengah Aceh. (Gona).












