Redelong – Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, menegaskan Duta Wisata Gayo harus mampu mempromosikan budaya hingga tingkat internasional melalui kreativitas.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Pemilihan Duta Wisata Bujang Beru Gayo Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026 di Aula Setdakab, Senin.
Kegiatan tahunan itu dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Sukri Tomtars, Kepala MPD Rahmiati Tagore Putri, panitia, dewan juri, peserta.
Sebanyak empat puluh dua peserta mengikuti seleksi tahun ini, terdiri atas dua belas peserta putra dan tiga puluh peserta putri berbakat.
Wakil Bupati Armia menyampaikan ajang tersebut bukan sekadar kompetisi memilih pemenang, melainkan wadah pembinaan generasi muda berkarakter dan berkualitas nasional.
Menurutnya, peserta harus memiliki wawasan kepariwisataan, memahami budaya Gayo, serta mampu menjaga kelestarian adat istiadat daerah secara berkelanjutan bersama.
Armia menilai generasi muda memegang peranan penting membangun citra positif Kabupaten Bener Meriah melalui kemampuan komunikasi, inovasi, serta kolaborasi berkelanjutan.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi inspirasi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah kepada wisatawan dari berbagai negara dunia.
Kemampuan berbicara, kepemimpinan, etika, dan penguasaan teknologi informasi menjadi bekal penting menghadapi tantangan promosi pariwisata pada era digital sekarang.
Armia mengingatkan peserta agar terus belajar meningkatkan kapasitas diri sehingga mampu bersaing sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bener Meriah nantinya.
Duta Wisata Siapkan Generasi Pelestari Budaya Gayo
Wakil Bupati menegaskan Duta Wisata Gayo harus menjadi pelopor pelestarian budaya, bukan sekadar simbol promosi pariwisata Kabupaten Bener Meriah semata.
Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan generasi muda yang memahami nilai adat, sejarah, bahasa, serta identitas masyarakat Gayo secara utuh.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan media digital memperkenalkan destinasi wisata, seni, kuliner, dan tradisi Gayo kepada masyarakat internasional luas.
Promosi melalui platform digital dinilai mampu memperluas jangkauan informasi sehingga potensi wisata Bener Meriah semakin dikenal berbagai kalangan dunia.
Armia optimistis peserta mampu menjadi mitra pemerintah memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui promosi berkelanjutan daerah.
Selain memperkenalkan destinasi wisata, peserta diharapkan mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan wisata bersama.
Baca Juga : Paripurna DPRK Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025 dan Qanun Majelis Adat Gayo
Ia menekankan keberhasilan promosi wisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, melainkan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berkomitmen terus mendukung berbagai program pembinaan generasi muda untuk memperkuat sektor pariwisata dan kebudayaan daerah.
Ketua panitia, Imlan Sidik, mengatakan pemilihan Duta Wisata Bujang Beru Gayo merupakan agenda tahunan yang terus mendapat antusiasme masyarakat luas.
Menurutnya, seluruh peserta akan mengikuti berbagai tahapan penilaian meliputi wawasan budaya, kepribadian, kemampuan komunikasi, serta penguasaan kepariwisataan secara menyeluruh.
Panitia juga menghadirkan dewan juri berkompeten untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, profesional, serta menghasilkan duta wisata terbaik nantinya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap lahir generasi muda berprestasi yang mampu mempromosikan budaya, pariwisata, dan potensi daerah secara berkelanjutan.(wen)















