Redelong – Bener Meriah menjadi daerah dengan nilai SAKIP tertinggi di Aceh berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PANRB tahun 2025.
Bener Meriah memperoleh nilai 67,67 dengan predikat B, sekaligus menempatkannya sebagai kabupaten dengan capaian SAKIP tertinggi se-Aceh.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan hasil evaluasi tersebut pada tahun 2026 setelah melakukan penilaian kinerja pemerintah daerah.
Capaian itu menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperkuat akuntabilitas melalui perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, serta pelaporan program berbasis hasil.
Evaluasi SAKIP menilai kemampuan pemerintah daerah mengelola kinerja secara terukur, mulai perencanaan strategis hingga pencapaian target pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Nilai tersebut sekaligus menjadi gambaran keberhasilan pemerintah daerah mengintegrasikan perencanaan pembangunan dengan penganggaran serta pelaksanaan program secara lebih terarah dan efektif.
Nilai SAKIP Tertinggi Jadi Motivasi Bener Meriah
Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang bekerja bersama hingga menghasilkan capaian terbaik tersebut.
Menurut Tagore, keberhasilan itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah,” ujar Bupati Tagore, Jumat (7/8/2026), saat memberikan keterangan.
Tagore menyampaikan capaian SAKIP tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan secara akuntabel, efektif, transparan, dan profesional.
Baca Juga : Paripurna DPRK Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025 dan Qanun Majelis Adat Gayo
Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan menjadikan capaian tersebut sebagai tujuan akhir dalam memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Bener Meriah.
Menurutnya, setiap perangkat daerah harus terus melakukan pembenahan serta menghadirkan inovasi agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga akan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah untuk memastikan target pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan indikator kinerja.
Capaian nilai tertinggi di Aceh menjadi modal bagi Bener Meriah untuk meningkatkan kualitas implementasi SAKIP pada evaluasi tahun berikutnya.
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan predikat dengan memperbaiki berbagai aspek, terutama kualitas perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan, serta evaluasi program.
Setiap perangkat daerah harus mampu menghubungkan penggunaan anggaran dengan pencapaian target pembangunan dan hasil pelayanan yang dirasakan masyarakat secara langsung.
Pemerintah juga mendorong penerapan sistem kerja yang lebih terukur sehingga setiap program memiliki indikator jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat budaya kerja berbasis kinerja sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Prestasi Bener Meriah dalam evaluasi SAKIP juga diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan transparan.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berkomitmen mempertahankan capaian tersebut sambil terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah.















