Berita  

Rama Aulia Syahputra Pimpin GEKRAFS Bener Meriah, Fokus Bangkitkan Ekonomi Pascabencana

  1. SABANG – Rama Aulia Syahputra, S.T., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Bener Meriah. Usai dilantik, Rama langsung menegaskan komitmennya untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana banjir dan longsor melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua GEKRAFS Aceh, Sunnyl Iqbal, di Kota Sabang, Jumat sore (9/10/2026).

Dalam sambutannya, Rama mengatakan pemulihan ekonomi Bener Meriah pascabencana membutuhkan langkah strategis dan kolaborasi berbagai pihak. Salah satu upaya yang perlu diperkuat adalah pengembangan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal serta peluang di era digital.

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk mendorong produktivitas masyarakat, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda.

“Pascabencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Bener Meriah, perlu langkah strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi. Salah satunya melalui ekonomi kreatif,” ujar Rama.

Sebagai eksportir kopi Arabika Gayo, Rama menilai potensi kopi lokal dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Bener Meriah. Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui inovasi produk, penguatan pemasaran digital, serta perluasan jaringan usaha.

Ia juga menargetkan keterlibatan lebih banyak generasi milenial dan Generasi Z dalam gerakan ekonomi kreatif agar lahir pelaku usaha muda yang inovatif dan mampu bersaing.

“GEKRAFS Bener Meriah harus menjadi wadah lahirnya pelaku-pelaku ekonomi kreatif muda. Kita ingin organisasi ini menjadi ruang tumbuh, ruang kolaborasi, dan ruang gerak bagi generasi muda kreatif di Bener Meriah, karena sektor ini merupakan masa depan ekonomi kita,” tegasnya.

Rama menambahkan, GEKRAFS Bener Meriah siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh.

Ia mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin GEKRAFS merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan program yang berkelanjutan.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja nyata, konsolidasi yang cepat, serta gerakan yang terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan menghimpun data pelaku usaha kreatif di Kabupaten Bener Meriah, mengajak lebih banyak anak muda bergabung, serta menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas pelaku ekonomi kreatif.

Melalui program tersebut, Rama berharap GEKRAFS dapat menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku usaha, komunitas kreatif, dan generasi muda dalam mengembangkan potensi daerah.

Dengan kepemimpinan baru di tingkat kabupaten, GEKRAFS Bener Meriah diharapkan mampu mengambil peran dalam mempercepat kebangkitan ekonomi pascabencana, sekaligus menjadikan kopi Gayo dan potensi lokal lainnya sebagai kekuatan ekonomi kreatif yang berdaya saing.