REDELONG – Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, membuka Musrenbang RKPD 2027 sebagai Penentu Arah pembangunan di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (14/4).
Dalam sambutannya, Tagore menegaskan Musrenbang memiliki peran strategis sebagai Penentu Arah pembangunan daerah ke depan yang berkelanjutan dan terukur.
Ia menyebut forum ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah penting memastikan kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat luas dan adil.
Musrenbang ini sangat penting karena di sinilah arah pembangunan ditentukan sehingga hasilnya harus menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung nyata.
Tagore menjelaskan proses Musrenbang telah melalui tahapan mulai tingkat desa hingga kecamatan secara partisipatif dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Pada tingkat kabupaten seluruh usulan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah agar lebih terarah terukur serta berkesinambungan dalam pelaksanaannya nanti.
Menurutnya sinkronisasi antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif tepat sasaran dan memberi manfaat luas.
Penentu Arah Pembangunan Daerah
Ia menilai tanpa keselarasan tersebut program pembangunan berpotensi tidak maksimal bahkan menyimpang dari kebutuhan riil masyarakat di lapangan sebenarnya.
Tagore menekankan fokus Musrenbang RKPD 2027 harus diarahkan pada penanganan kondisi kedaruratan serta pemberdayaan masyarakat miskin secara berkelanjutan dan terukur.
Hal ini penting agar setiap program yang dirumuskan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh dan berkeadilan.
Jangan hanya program di atas kertas tetapi harus ada manfaat langsung yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari secara nyata.
Namun demikian dalam kesempatan tersebut Bupati Tagore meminta pelaksanaan Musrenbang diperpanjang bahkan diulang agar partisipasi lebih optimal dan menyeluruh.
Ia menilai keterlibatan peserta belum mencerminkan seluruh unsur yang seharusnya hadir dalam forum strategis sebagai Penentu Arah pembangunan daerah.
Baca Juga : Turnamen Domino Piala Kapolres Jadi Wadah Silaturahmi Warga Aceh Tengah–Bener Meriah
Tagore meminta Musrenbang melibatkan semua unsur mulai dari tokoh masyarakat akademisi pemuda hingga elemen lainnya agar aspirasi terakomodasi maksimal.
Keterlibatan luas tersebut diharapkan mampu memperkaya gagasan serta menghasilkan perencanaan pembangunan yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat luas.
Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses perencanaan agar hasil Musrenbang dapat dipertanggungjawabkan secara publik terbuka.
Dengan demikian setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat serta memiliki legitimasi kuat dalam pelaksanaannya di lapangan nantinya.
Tagore berharap hasil Musrenbang mencerminkan kebutuhan riil masyarakat serta menjadi dasar kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan Bener Meriah ke depan. (Gona)













