Redelong – Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah terus mengintensifkan upaya Tegakkan Qanun Jinayah di kalangan pelajar secara berkelanjutan.
Petugas Dinsyar menyasar siswa SMP Negeri 1 Bukit melalui kegiatan apel yang berlangsung pada Senin, 13 April 2026 pagi.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinsyar, Yusra Alfata, SHI, langsung memimpin apel dan memberikan arahan kepada seluruh siswa dengan tegas.
Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami serta menerapkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat secara konsisten.
Yusra menjelaskan berbagai bentuk pelanggaran yang harus pelajar hindari, termasuk khalwat, khamar, serta maisir yang merusak moral generasi muda.
Ia menilai perilaku tersebut tidak hanya melanggar aturan hukum, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan pelajar secara perlahan.
Tegakkan Qanun Jinayah di Kalangan Pelajar Sejak Dini
Melalui kesempatan itu, ia mengajak siswa berperan aktif dalam mendukung gerakan Tegakkan Qanun Jinayah demi menjaga marwah daerah dan agama.
Menurutnya, pelajar harus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai syariat Islam di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.
Ia juga menegaskan bahwa karakter disiplin dan religius harus tumbuh sejak usia sekolah agar terbentuk generasi unggul dan berakhlak mulia.
Dinsyar terus menghadirkan program sosialisasi langsung ke sekolah sebagai langkah nyata memperkuat pemahaman hukum syariat di kalangan pelajar.
Program tersebut sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, serta berlandaskan keimanan kuat.
Baca Juga : Turnamen Domino Piala Kapolres Jadi Wadah Silaturahmi Warga Aceh Tengah–Bener Meriah
Selain memberikan materi, petugas juga mengajak siswa berdialog agar mereka lebih memahami dampak pelanggaran terhadap kehidupan pribadi dan sosial.
Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dan merespons berbagai pertanyaan yang disampaikan pemateri selama berlangsungnya apel pagi.
Pihak sekolah turut mendukung kegiatan ini dengan memberikan ruang edukasi agar siswa semakin memahami pentingnya penerapan nilai syariat Islam.
Kegiatan ini juga menanamkan kesadaran bahwa penerapan qanun bukan sekadar aturan, melainkan pedoman hidup yang harus dijalankan setiap hari.
Lingkungan sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman, religius, serta mampu membentuk karakter siswa yang berintegritas tinggi dan bertanggung jawab.
Pada akhir kegiatan, seorang siswi tampil membacakan hafalan Al-Qur’an dengan penuh percaya diri di hadapan seluruh peserta apel.
Penampilan tersebut menjadi simbol kuat bahwa nilai syariat mulai tumbuh dan berkembang dalam diri pelajar Bener Meriah secara nyata. (Gona)












