Pipa Hanyut Diterjang Banjir, Warga Samar Krisis Air

Diterjang Banjir
Warga Samar Kilang terpaksa mencari air bersih ke daerah Keken yang berjarak sekitar 4 kilometer akibat saluran air hanyut diterjang banjir.

REDELONG-  Pipa Hanyut Diterjang Banjir menyebabkan warga Kampung Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, kesulitan mendapatkan air bersih.

Krisis air bersih sudah terjadi sejak pasca bencana Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 dan merusak infrastruktur air bersih warga.

Sejak kejadian itu warga kehilangan akses utama air bersih karena jaringan pipa distribusi tidak lagi berfungsi normal sepenuhnya.

Pipa saluran air utama warga rusak parah setelah Pipa Hanyut terbawa arus deras banjir bandang saat hujan ekstrem.

Akibat kerusakan tersebut warga terpaksa mencari sumber air alternatif ke daerah Genting Keken setiap hari rutin.

Jarak tempuh menuju Genting Keken mencapai empat kilometer dan harus dilalui melalui jalan rusak berlumpur serta licin.

Kondisi jalan yang memprihatinkan menyulitkan warga terutama perempuan anak-anak dan lansia membawa air bersih pulang.

Warga tetap menempuh perjalanan tersebut demi memenuhi kebutuhan air minum memasak mandi serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pipa Air Bersih Diterjang Banjir Bandang

Saipul Amri salah seorang warga Samar Kilang menyampaikan kesulitan tersebut kepada wartawan pada Selasa 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan seluruh pipa saluran air yang selama ini digunakan masyarakat hanyut terseret banjir bandang besar.

Menurut Saipul pengurus pengelolaan air bersih di Samar Kilang sebenarnya masih ada dan aktif bekerja.

Namun pengurus tidak mampu memperbaiki jaringan air karena keterbatasan material setelah seluruh pipa rusak total.

Ia menegaskan kerusakan semakin parah karena Pipa Hanyut sepenuhnya dan tidak menyisakan material yang dapat digunakan kembali.

Warga tidak memiliki dana cukup untuk membeli pipa baru sehingga perbaikan tidak dapat dilakukan secara swadaya.

Kondisi tersebut berlangsung berbulan-bulan tanpa kepastian perbaikan sejak bencana besar melanda kawasan Kecamatan Syiah Utama.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan nyata untuk pemulihan jaringan air bersih.

Mereka menilai air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi demi kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

Warga Samar Kilang meminta penanganan cepat agar krisis air bersih tidak terus berlarut pascabencana alam.(gona)

Baca Juga :Bantah Naikan Tarif Secara Sepihak, Sarhamiza Tegaskan Surat yang Beredar